Airlangga: Program Quick Wins Kuatkan Pondasi Ekonomi Indonesia

Jum'at, 29 November 2019 - 01:37 WIB
Airlangga: Program Quick...
Airlangga: Program Quick Wins Kuatkan Pondasi Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa program prioritas pemerintah yang disebut Quick Wins dinilai akan mampu memperkuat pondasi perekonomian Indonesia ke depan.

"Di Kemenko Perekonomian kami punya program prioritas yang kita sebut Quick Wins," ujar Airlangga dalam acara CEO Forum di Ritz Charlton, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Airlangga mengatakan Quick Wins tersebut termasuk dalam program prioritas berjangka pendek yang berjumlah 18 untuk mengantisipasi peluang dan tantangan dalam menghadapi era digitalisasi.

Ia menjelaskan 18 program prioritas itu meliputi perubahan kebijakan KUR, percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi daerah, pengembangan hortikultura berorientasi ekspor, kemitraan pertanian berbasis teknologi, pengembangan asuransi pertanian, dan sinergi BUMN dalam pelaksanaan Mandatori B30.

Selanjutnya, restrukturisasi TPI/TPPI untuk pengembangan usaha petrokimia, percepatan pengembangan usaha gasifikasi batubara, pengembangan usaha dan riset energi hijau serta katalis, penerapan kartu prakerja, perbaikan ekosistem ketenagakerjaan, dan sertifikasi halal untuk UMK.

Lalu ada program pengembangan litbang industri farmasi, Omnibus Law cipta lapangan kerja, percepatan pelaksanaan pengadaan tanah, serta percepatan penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Berikutnya, program pengembangan kawasan Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjung Pinang serta percepatan penyelesaian perundingan perdagangan.

Selain itu, tambah Airlangga, RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja bertujuan untuk menciptakan ekosistem investasi serta kemudahan dan perlindungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan 11 klaster yang akan diselesaikan.

Sementara mengenai digitalisasi, Airlangga menuturkan bahwa ekonomi digital menjadi kunci peradaban revolusi industri 4.0 yang akan mendisrupsi banyak aktivitas ekonomi dalam proses bisnis industri.

"Industri digital harus mampu mendorong UMKM seperti Gojek dan Bukalapak misalnya, sudah bisa berkontribusi mendorong industri UMKM," katanya.

Menurut Airlangga, Indonesia pun sudah mempunyai konsep Making Indonesia 4.0 dengan lima sektor utama antara lain makanan, minuman, tekstil dan fesyen, otomotif, kimia, serta elektronik.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Tunjuk Airlangga...
Jokowi Tunjuk Airlangga Hartarto jadi Ketua Dewan Nasional KEK
Survei, Airlangga Kandidat...
Survei, Airlangga Kandidat Cawapres Kuat untuk Isu Ekonomi
Berperan Pulihkan Ekonomi,...
Berperan Pulihkan Ekonomi, Airlangga Terima Priyadarshni Academy 2021
Airlangga Hartarto Beri...
Airlangga Hartarto Beri Penjelasan di Balik RI Deflasi Lima Bulan Beruntun
Airlangga Optimistis...
Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5% di Kuartal II 2022
Optimistis Ekonomi Tumbuh...
Optimistis Ekonomi Tumbuh 4 Persen, Airlangga Beberkan Sejumlah Indikator Positif
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
34 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved