BRI Dinobatkan Sebagai Bank UMKM Terbaik

Jum'at, 29 November 2019 - 20:07 WIB
BRI Dinobatkan Sebagai...
BRI Dinobatkan Sebagai Bank UMKM Terbaik
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menobatkan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Bank Pendukung UMKM Terbaik -Kelompok Bank BUKU 3 dan 4 dan Bank Pendukung Pendalaman Pasar Uang Terbaik- Kelompok Transaksi Repurchase Agreement sesuai GMRA (Global Master Repurchase Agreement). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 di Jakarta.

Catur menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap komitmen perseroan yang konsisten terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia. "Tidak hanya memberikan akses pembiayaan, Bank BRI juga melakukan berbagai upaya agar para pelaku UMKM dapat naik kelas diantaranya melalui pelatihan, pendampingan, inkubasi serta membuka akses pemasaran yang lebih luas,” ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Hingga akhir kuartal III 2019, penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp. 903,14 Triliun dengan 77,60% di antaranya merupakan kredit UMKM. Di tahun 2022 Bank BRI menargetkan porsi kredit UMKM mencapai 80% dari total portofolio kredit BRI. Selain dinobatkan sebagai Bank UMKM Terbaik, BRI juga menjadi Bank Pendukung Pendalaman Pasar Uang Terbaik – Kelompok Transaksi Repurchase Agreement sesuai GMRA.

Penghargaan ini menunjukkan bahwa perseroan secara aktif telah mendukung BI, utamanya terkait stabilitas moneter. Di tahun 2019, frekuensi transaksi REPO Bank BRI ke BI dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI (DJPb) meningkat 207% yoy, sementara untuk volume transaksinya meningkat 176% yoy. "Hal ini menunjukkan bahwa Bank BRI mendukung akselerasi pengembangan dan pendalaman pasar keuangan di Indonesia,” imbuhnya.

Meningkatnya transaksi REPO dan Reverse REPO yang dilakukan oleh Bank BRI tak terlepas dari usaha perseroan yang terus menambah jumlah counterparty. Hal ini sejalan dengan perluasan cakupan counterparty mulai dari Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Konvensional, Industri Keuangan Non Bank (IKNB) hingga bank asing. “Jumlah counterparty BRI saat ini tercatat sebanyak 75, angka ini meningkat apabila dibandingkan dengan tahun lalu yang berjumlah 61,” imbuh Catur.

Bank BRI sendiri merupakan salah satu pionir dalam transaksi REPO USD dan REPO to Maturity di Indonesia dan pada tahun lalu telah melakukan penandatanganan Global Master Repurchase Agreement dengan seluruh BPD di Indonesia. Bank BRI juga telah mengantongi izin untuk melakukan transaksi REPO dengan nasabah non bank sejak tahun 2017 yang lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Usaha Kian Adaptif...
Pelaku Usaha Kian Adaptif Hadapi Krisis, Kredit Mikro BRI Tumbuh Double Digit
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Diharapkan Mampu Dukung Pelaku UMKM
Dilirik 82 Pembeli Mancanegara,...
Dilirik 82 Pembeli Mancanegara, UMKM BRI Bersaing di Pasar Global
Dorong UMKM Naik Kelas,...
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Berhasil Salurkan 34.23 Persen KUR hingga April 2022
10 Tahun Berjualan Lumpia...
10 Tahun Berjualan Lumpia Basah, UMKM Ini Terbantu KUR BRI
BRI Micro & SME Index...
BRI Micro & SME Index Jadi Acuan Pengembangan UMKM di Indonesia
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
5 menit yang lalu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
26 menit yang lalu
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
2 jam yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
2 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved