Menko Luhut: Energi Hijau Bantu Tekan Defisit Neraca Transaksi Berjalan

Kamis, 05 Desember 2019 - 10:26 WIB
Menko Luhut: Energi...
Menko Luhut: Energi Hijau Bantu Tekan Defisit Neraca Transaksi Berjalan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan meyakini sumber energi ramah lingkungan yang besar di Indonesia bisa memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan. Dengan mengolah energi ramah lingkungan dan lebih murah ini, diharapkan bisa mengurangi ketergantungan impor BBM yang merupakan salah satu faktor utama terjadinya defisit pada neraca perdagangan.

Mengenai potensi energi hijau yang ada, Luhut mencontohkan, saat ini tenaga air atau hydropower di Papua saja terdapat potensi sekitar 22.000 MW, di Kalimantan sebesar 11.000 MW. Sedangkan, total potensinya di Indonesia sekitar 443.208 MW.

"Selama bertahun-tahun kami baru menyadari potensi energi ramah lingkungan ini. Jika ini bisa kami kelola, tentunya bisa dapat menekan neraca transaksi Indonesia," tegas Luhut di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Luhut pun berharap masyarakat juga semakin memanfaatkan potensi-potensi tersebut. Pengembangan energi terbarukan ini menurutnya juga bisa didorong oleh semakin murahnya teknologi baterai lithium.

Ia mengungkapkan sudah melakukan pertemuan sebanyak dua kali dengan Governor Directors and Corporate Auditors JBIC Tadashi Maeda, membicarakan kemungkinan kerja sama pembiayaan di bidang energi ramah lingkungan.

"Kami berkomitmen untuk mengurangi emisi 29% hingga tahun 2030. Salah satu usaha yang kami lakukan adalah mendorong penggunaan mobil listrik. Selain itu, kami juga mendorong penggunaan biodiesel. Sejauh ini Indonesia telah mengimplementasikan B20. Pada 2020 nanti kami akan mulai implementasi B30," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kejar EBT 25% di 2025,...
Kejar EBT 25% di 2025, Luhut Rancang Strategi Baru
Bank Indonesia Optimis...
Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%
Ini Faktor Bikin Defisit...
Ini Faktor Bikin Defisit Transaksi Berjalan 1,4% dari PDB
Luhut Mengupas Potensi...
Luhut Mengupas Potensi Aceh Soal Pengembangan Energi Baru Terbarukan
Percepat Migrasi ke...
Percepat Migrasi ke Energi Terbarukan, Luhut: Kami Akan Kerja Keras
Dorong Anak Muda Makin...
Dorong Anak Muda Makin Sadar Soal Efisiensi Energi
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
1 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
2 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
2 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved