Jokowi: Kasus Garuda Indonesia Tak Boleh Terulang, Jangan Main-main

Jum'at, 06 Desember 2019 - 18:11 WIB
Jokowi: Kasus Garuda...
Jokowi: Kasus Garuda Indonesia Tak Boleh Terulang, Jangan Main-main
A A A
TANGERANG SELATAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kasus yang menimpa Garuda Indonesia tidak boleh terulang lagi. Seperti diketahui I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Ashkara kemarin baru saja dicopot dari jabatan Dirut Garuda setelah temuan penyelundupan komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton yang berada di dalam pesawat Garuda Indonesia dengan nomor flight GA9721 tipe Airbus A330-900 seri Neo.

"Jangan ada yang mengulang seperti itu lagi," tegas Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol JORR II ruas Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Kota Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019).

(Baca Juga: Menteri Erick Ungkap AA Rencanakan Penyelundupan Harley Davidson Sejak 2018 )

Sementara terkait dengan keputusan tegas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang langsung memberhentikan Ari Ashkara sebagai Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, menurut Jokowi memang sudah seharunya. Sambung dia menerangkan, keputusan yang diambil Erick memiliki pesan yang tegas sekali.

"Sudah tegas banget. Menteri BUMN sudah tegas sekali. Sudah itu pesan untuk semuanya. Jangan main-main," ungkapnya.

Ditanyakan terkait pengganti Ari Ashkara dalam tubuh direksi Garuda Indonesia, Jokowi enggan berkomentar banyak."Tanyakan ke menteri BUMN. Ini ada," pungkasnya.

(Baca Juga: Garuda Dipakai Selundupkan Harley, Erick Thohir Sedih Citra BUMN Tercoreng )

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengaku sedih melihat fenomena perusahaan negara dipakai untuk menyelundupkan motor Harley Davidson melalui pesawat Airbus A330-900 Neo milik Garuda Indonesia. Lantaran itu menurutnya integritas dan Good Corporate Governance di tubuh perusahaan pelat merah perlu terus ditingkatkan.

“Ini proses menyeluruh di dalam BUMN, bukan individu. Sangat sedih, ingin membangun citra BUMN, tetap oknum di dalamnya tidak siap, inilah yang terjadi,” ucap Menteri BUMN Erick Thohir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skandal Harley dan Brompton...
Skandal Harley dan Brompton Selundupan, Mantan Bos Garuda Dituntut 1 Tahun Penjara
Hogers Indonesia Siap...
Hogers Indonesia Siap Gelar Drag Race Harley-Davidson
Mantan Dirut Garuda...
Mantan Dirut Garuda Tersangka Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Harley-Davidson Bercorak...
Harley-Davidson Bercorak Batik Tebar Pesona di MBE 2023
650 Bikers Harley-Davidson...
650 Bikers Harley-Davidson Antusias Berlaga di Ajang Drag Race
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
23 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved