Soal Bersih-bersih BUMN, Bank Mandiri Merasa Tidak Khawatir

Senin, 09 Desember 2019 - 20:32 WIB
Soal Bersih-bersih BUMN,...
Soal Bersih-bersih BUMN, Bank Mandiri Merasa Tidak Khawatir
A A A
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mandiri Tbk pada Senin (9/12/2019), menunjuk Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama, Silvano Rumantir sebagai Direktur Keuangan dan Strategi, Muhammad Chatib Basri sebagai Wakil Komisaris Utama, dan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartiko 'Tiko' Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan susunan direksi dan komisaris ini diambil dari internal Bank Mandiri demi kelangsungan corporate plan dan ekspansi regional, di tengah restrukturisasi BUMN besar-besaran.

"Mengenai bersih-bersih BUMN, kami tidak khawatir. Kinerja kami sangat baik, hingga kuartal III 2019, pertumbuhan rata-rata kredit konsolidasi mencapai 11,5% (yoy) sebesar Rp806,8 triliun. Secara bottomline juga bagus dan kami sempat mendapat penghargaan Good Corporate Governance," ujar Rohan di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Sementara itu, Royke menjelaskan bahwa pertukaran direksi ini lebih ke arah penerus yang menggantikan Tiko dan penugasan-penugasan khusus kepada komisaris.

"Saya hanya mengisi kekosongan posisi Direktur Utama, guidance untuk perampingan BUMN tetap akan kita pegang dan pelajari. Saya juga tidak akan banyak merubah aturan dari pak Tiko. Karena sebelumnya saya juga merupakan anggota tim beliau," ungkap Royke.

Ia menjelaskan, ada beberapa strategi yang akan diterapkan Bank Mandiri seperti kolaborasi wholesale dan retail yang lebih kuat, karena banyak bisnis sale yang turunannya belum banyak digarap di retail consumer.

"Payroll klien kami juga masih 10%-15% yang tergarap, ini akan menjadi sumber bisnis kedepan. Sejauh ini, Bank Mandiri juga sudah menjaga NPL di level yang baik, NPL masih kisaran 2,53%," terang Royke.

Silvano menambahkan dalam waktu cepat, dirinya akan memahami semua isu dari aspek keuangan, performance, strategi, dan juga menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan jajaran direksi, insan, dan para stakeholder Bank Mandiri.

"Core strategy kami kedepannya adalah melanjutkan sustainable growth, secara proaktif ke risk-adjusted return, melakukan shifting ke asset improvement dan menjaga asset quality, sehingga kami bisa memaintain Net Interest Margin Bank Mandiri."
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Mandiri Umumkan...
Bank Mandiri Umumkan Direksi Baru
Bank Mandiri Mendadak...
Bank Mandiri Mendadak Majukan Jadwal RUPSLB Hari Ini, Berikut Rinciannya
RUPSLB Bank Mandiri...
RUPSLB Bank Mandiri Desember 2025 Rombak Susunan Pengurus, Berikut Daftarnya
Menjelang Pergantian...
Menjelang Pergantian Dirut Bank Mandiri, Tergantung Siapa?
Agenda RUPSLB Bank Mandiri...
Agenda RUPSLB Bank Mandiri Mengisi Posisi yang Kosong, Apa Aja Ya?
Oktober Nanti Bank Mandiri...
Oktober Nanti Bank Mandiri Bakal Punya Dirut Baru, Siapa Ya?
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
40 menit yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
53 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
4 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved