Garuda Siap Perbaiki Sistem Mutasi dan Rotasi Karyawan

Kamis, 12 Desember 2019 - 22:35 WIB
Garuda Siap Perbaiki...
Garuda Siap Perbaiki Sistem Mutasi dan Rotasi Karyawan
A A A
JAKARTA - Kasus penggelapan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton membuat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjadi sorotan. Untuk menjaga nama BUMN penerbangan nasional ini, pihak Garuda terus menjaga kinerja sampai dengan ditetapkannya jajaran direksi definitif melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Human Capital Garuda Indonesia, Arya Perwira, mengatakan bakal melakukan pemulihan atas pelanggaran sejumlah ketentuan dari perundangan. Diantaranya Perjanjian Kerja Bersama antara pekerja dan perusahaan.

Pemulihan ini, diantaranya perbaikan sistem rotasi dan mutasi karyawan. Para karyawan banyak mengeluhkan sistem rotasi dan mutasi yang tak sesuai ketentuan dibawah kepemimpinan eks Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara.

"Mutasi dan rotasi karyawan akan kami tinjau ulang, kami kembalikan sesuai dengan kebutuhan perusahaan," terang Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Dia menjelaskan, Garuda Indonesia juga akan menerapkan program talent pooling atau tempat pembinaan bagi karyawan untuk menunjang pengembangan potensi dan keahlian yang dimiliki. Sehingga mendorong peningkatan kualitas pada sekitar 8.000 karyawan Garuda Indonesia.

"Hal ini penting dan sangat dibutuhkan untuk 8.000 karyawan tetap yang ada di Garuda," ujarnya.

Sebelumnya, Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) menyampaikan keluhan kepada Menteri BUMN Erick Thohir mengenai sistem kerja yang buruk dibawah kepemimpinan Ari Askhara. Dimana, mutasi besar-besaran dilakukan pada awak kabin tanpa adanya alasan pasti.

Berdasarkan catatan IKAGI, total mutasi awak kabin dari Jakarta ke Makassar sebanyak 500 orang dan baru terealisasi 232 orang yang dipindah. Sementara untuk mutasi ke Denpasar rencananya dilakukan terhadap 1.000 orang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian BUMN Dorong...
Kementerian BUMN Dorong KPK Periksa Mantan Komisaris dan Direksi Garuda
Cegah Monopoli Lion...
Cegah Monopoli Lion Air, Erick Pastikan Garuda Indonesia Tidak Akan Ditutup
Pangkas Utang Garuda...
Pangkas Utang Garuda Indonesia Jadi Rp52 Triliun, Tim Erick Thohir Lakukan Ini
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Di Ujung Tanduk, Kementerian...
Di Ujung Tanduk, Kementerian BUMN Akui Garuda Terancam Bangkrut
Garuda Indonesia Dililit...
Garuda Indonesia Dililit Utang Rp70 T, Kiranya Menteri BUMN Memilih Restrukturisasi Tanpa PKPU
Berita Terkini
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
4 menit yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
18 menit yang lalu
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
38 menit yang lalu
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
52 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
1 jam yang lalu
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
1 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved