Jadi Komisaris di 6 Anak Usaha, Ari Askhara Disebut Cuma Incar Gaji

Jum'at, 13 Desember 2019 - 19:21 WIB
Jadi Komisaris di 6...
Jadi Komisaris di 6 Anak Usaha, Ari Askhara Disebut Cuma Incar Gaji
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara terkait rangkap jabatan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara di anak-cucu usaha Garuda.

Berdasarkan catatan, Ari Askhara menjabat komisaris utama di enam anak-cucu usaha Garuda. Keenam perusahaan tersebut adalah PT GMF AeroAsia Tbk (anak usaha), PT Citilink Indonesia (anak usaha) PT Aerofood Indonesia (cucu usaha), PT Garuda Energi Logistik & Komersil (cucu usaha) PT Garuda Indonesia Air Charter (cucu usaha) dan PT Garuda Tauberes Indonesia (cucu usaha).

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, posisi komisaris yang dijabat oleh Ari Askhara diduga bukan untuk melakukan pengawasan. Ari dinilai hanya mencari tambahan penghasilan saja. Pasalnya, tak mungkin seorang yang aktif sebagai direksi di induk usaha mampu bekerja optimal serta melaksanakan fungsi pengawasan di banyak anak usaha sekaligus.

"(Ari Askhara) sudah dicopot dari enam anak usaha sebagai komisaris. Itu kan artinya enggak maksimal. Ini (hanya) cari gaji saja kali ya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Arya menjelaskan, kedepannya Kementerian BUMN akan mengatur terkait direksi yang menduduki jabatan komisaris di banyak anak usaha. Aturan tersebut nantinya akan mengatur batas maksimal jabatan yang bisa dirangkap oleh direksi.

"Kita akan kaji berapa (jumlah maksimalnya). Dulu mungkin alasannya direksi bisa awasi anak usaha, tapi enggak mungkin sampai banyak, nanti akan ditinjau jumlah anak usaha yang bisa ditempati," ucap dia.

Menurutnya, jika terlalu banyak memegang jabatan komisaris di anak usaha, tugas dan fungsi pengawasan yang diamanatkan justru akan menjadi terbengkalai. Padahal, kata Arya, Presiden Joko Widodo menginginkan agar perusahaan BUMN bisa menjadi pemain besar di kancah Internasional. "Enggak mungkin bisa satu direktur sampai (jadi) komisaris di delapan anak perusahaan atau 10," tegasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukan Cuma Ari Kuncoro,...
Bukan Cuma Ari Kuncoro, Ini Daftar Rektor Rangkap Jabatan di BUMN
Rektor UI, Berawal dari...
Rektor UI, Berawal dari King of Lip Service Berujung Mundur dari Komisaris
KPPU Telusuri Rangkap...
KPPU Telusuri Rangkap Jabatan di BUMN
62 Petinggi BUMN Rangkap...
62 Petinggi BUMN Rangkap Jabatan, KPPU: Ada yang Menjabat di 22 Perusahaan
Enaknya Rangkap Jabatan...
Enaknya Rangkap Jabatan di BUMN dan Swasta: Gajinya Berlipat-lipat
Soal Data Rangkap Jabatan...
Soal Data Rangkap Jabatan Petinggi BUMN, KPPU: Sudah Dikirim!
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved