IHSG Diprediksi Terkoreksi, Cermati 6 Saham Ini
Selasa, 17 Desember 2019 - 07:38 WIB
IHSG Diprediksi Terkoreksi, Cermati 6 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa ini diprediksi berbalik melemah alias terkoreksi. Senin lalu, IHSG pulang menguat 14,27 poin atau 0,23% ke level 6.211,59.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah menyentuh di area positif. Namun demikian, Stochastic telah menunjukkan overbought atau jenuh beli.
"Di sisi lain, terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. BIRD
Terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 2750-2900, dengan target harga di level 2590. Resistance: 2970.
2. LSIP
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1385-1415, dengan target harga secara bertahap di 1455 dan 1510. Support: 1385 dan 1350.
3. MNCN
Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 1600-1685, dengan target harga di level 1540. Resistance: 1700.
4. PWON
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 560-570, dengan target harga secara bertahap di level 590 dan 675. Support: 540.
5. SMRA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1000-1020 dengan target harga secara bertahap di level 1055, 1090, 1245, 1400 dan 1555. Support: 935.
6. SSIA
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 680-690, dengan target harga secara bertahap di level 710 dan 730. Support: 665.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah menyentuh di area positif. Namun demikian, Stochastic telah menunjukkan overbought atau jenuh beli.
"Di sisi lain, terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. BIRD
Terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 2750-2900, dengan target harga di level 2590. Resistance: 2970.
2. LSIP
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1385-1415, dengan target harga secara bertahap di 1455 dan 1510. Support: 1385 dan 1350.
3. MNCN
Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 1600-1685, dengan target harga di level 1540. Resistance: 1700.
4. PWON
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 560-570, dengan target harga secara bertahap di level 590 dan 675. Support: 540.
5. SMRA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1000-1020 dengan target harga secara bertahap di level 1055, 1090, 1245, 1400 dan 1555. Support: 935.
6. SSIA
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 680-690, dengan target harga secara bertahap di level 710 dan 730. Support: 665.
(ven)
Lihat Juga :