AS-China Berdamai, Rupiah Terbang Tinggi Rp13.996
Selasa, 17 Desember 2019 - 17:34 WIB
AS-China Berdamai, Rupiah Terbang Tinggi Rp13.996
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan positif negosiasi dagang Amerika Serikat dan China memberi berkah bagi rupiah. Data Bloomberg mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) pada Selasa (17/12/2019), terbang 14 poin atau 0,10% menjadi Rp13.996 per USD, meninggalkan level Rp14.000 per USD.
Sesi pembukaan, rupiah dibuka menguat 5 poin ke level Rp14.005 per USD, berbanding penutupan Senin kemarin di Rp14.010 per USD. Selasa ini, mata uang kecintaan kita bergerak di Rp13.996-Rp14.013 per USD.
Data Yahoo Finance mencatat rupiah terapresiasi 10 poin atau 0,07% ke level Rp13.990 per USD, meninggalkan level Rp14.000 per USD pada Senin lalu. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.985-Rp14.021 per USD.
Penguatan rupiah ditopang oleh setimen dalam dan luar negeri. Dari domestik, rupiah merespon kenaikan IHSG ke level 6.244,35, menjadi penguatan tiga hari beruntun. Hal ini seiring meningkatnya investasi asing ke pasar modal Indonesia, dimana transaksi bersih asing pada Selasa ini mencapai Rp573,47 miliar.
Faktor luar adalah kesepakatan dagang AS dan China fase pertama. Washington menyatakan membatalkan tarif impor barang China, sebagai imbalan atas pembelian produk pertanian, manufaktur, dan energi AS oleh China sekitar USD200 miliar, selama dua tahun kedepan.
Damai dagang tersebut membuat pasar keuangan emerging market menjadi atraktif, karena yield global menurun. Sehingga investor asing banyak memilih masuk ke pasar emerging market, termasuk Indonesia.
Melansir dari CNBC, Selasa (17/12), hasil ini membuat indeks USD yang melacak kinerja greenback terhadap enam rekan mata uang utama lainnya, berada di 97,126, setelah menyentuh posisi terendah di bawah 97,0 kemarin.
Sesi pembukaan, rupiah dibuka menguat 5 poin ke level Rp14.005 per USD, berbanding penutupan Senin kemarin di Rp14.010 per USD. Selasa ini, mata uang kecintaan kita bergerak di Rp13.996-Rp14.013 per USD.
Data Yahoo Finance mencatat rupiah terapresiasi 10 poin atau 0,07% ke level Rp13.990 per USD, meninggalkan level Rp14.000 per USD pada Senin lalu. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.985-Rp14.021 per USD.
Penguatan rupiah ditopang oleh setimen dalam dan luar negeri. Dari domestik, rupiah merespon kenaikan IHSG ke level 6.244,35, menjadi penguatan tiga hari beruntun. Hal ini seiring meningkatnya investasi asing ke pasar modal Indonesia, dimana transaksi bersih asing pada Selasa ini mencapai Rp573,47 miliar.
Faktor luar adalah kesepakatan dagang AS dan China fase pertama. Washington menyatakan membatalkan tarif impor barang China, sebagai imbalan atas pembelian produk pertanian, manufaktur, dan energi AS oleh China sekitar USD200 miliar, selama dua tahun kedepan.
Damai dagang tersebut membuat pasar keuangan emerging market menjadi atraktif, karena yield global menurun. Sehingga investor asing banyak memilih masuk ke pasar emerging market, termasuk Indonesia.
Melansir dari CNBC, Selasa (17/12), hasil ini membuat indeks USD yang melacak kinerja greenback terhadap enam rekan mata uang utama lainnya, berada di 97,126, setelah menyentuh posisi terendah di bawah 97,0 kemarin.
(ven)
Lihat Juga :