Omnibus Law Akan Hapus Sanksi Pidana Bagi Pengusaha Nakal

Rabu, 18 Desember 2019 - 18:34 WIB
Omnibus Law Akan Hapus...
Omnibus Law Akan Hapus Sanksi Pidana Bagi Pengusaha Nakal
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, Omnibus Law atau penyederhanaan peraturan di dalamnya bakal menghapus aturan sanksi pidana kepada para pengusaha 'nakal'. Sebagai gantinya, pengusaha nakal hanya akan diberikan sanksi administrasi kalau mereka melanggar aturan.

Menurutnya rencana penghapusan tersebut sebagai upaya membuat ekosistem usaha lebih kondusif dan nyaman bagi investor. Terang Airlangga, selama ini Undang-undang (UU) yang mengatur iklim berusaha selalu mencantumkan sanksi pidana pada pengusaha yang bersengketa.

"Jadi kita melihat untuk berusaha basis hukumnya kita ubah bukan kriminal, tapi administratif dan kita sudah melakukan ini pada pasar modal dan perbankan," ujar Menko Airlangga di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Sambung dia menjelaskan, nantinya pengusaha akan mendapatkan sanksi denda jika melakukan pelanggaran. Bahkan, jika para pengusaha masih membandel bisa dicabut izin usahanya. "Sehingga kalau ada pelanggaran itu sistemnya denda, kalau ada pengusaha bandel ya kita cabut aja izinnya, jadi rezimnya disana, ini ada perubahan," ucap dia.

Mantan Menteri Perindustrian ini pun meyakini dengan adanya perubahan regulasi ini, maka ada kepastian dari para pengusaha agar tak ragu-ragu lagi terus menjalankan usaha di dalam negeri. "Dengan begini, kasus-kasus pengusaha diberi police line dikurangi, jadi menambah kepastian usaha," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bikin Aturan Turunan...
Bikin Aturan Turunan Omnibus Law, Tito Ajak Kepala Daerah hingga DPRD
Ada Kementerian Investasi,...
Ada Kementerian Investasi, Hipmi Harap Iklim Usaha Makin Baik
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Gubernur Khofifah Ajak...
Gubernur Khofifah Ajak Apindo Jaga Kestabilan Iklim Usaha
Gelaran MIF Membuka...
Gelaran MIF Membuka Wawasan Investor Soal Iklim Investasi di Indonesia
Omnibus Law Dinilai...
Omnibus Law Dinilai Bisa Memangkas Regulasi dan Perbaiki Iklim Investasi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved