BI Repo Rate Ditahan Demi Beri Waktu Perbankan Turunkan Bunga Kredit

Kamis, 19 Desember 2019 - 17:46 WIB
BI Repo Rate Ditahan...
BI Repo Rate Ditahan Demi Beri Waktu Perbankan Turunkan Bunga Kredit
A A A
JAKARTA - Langkah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 5%, menurut Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah udah sesuai prediksi. BI menurutnya memang sebaiknya menahan suku bunga untuk memberikan waktu bagi perbankan merespons dulu penurunan suku bunga dan juga pelonggaran GWM yang sudah diambil oleh BI sepanjang tahun 2019.

"Kita tahu penurunan suku bunga kredit sejauh ini masih sangat terbatas. Dengan ditahannya suku bunga di level 5% maka BI akan punya ruang nanti pada tahun 2020 untuk menurunkan suku bunga," katanya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Sementara Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto menuturkan, keputusan RDG BI tepat dari sisi momentum untuk memberikan signal positif ke perbankan, sektor riil dan pasar uang. Pelaku perbankan dan dunia usaha terstimulasi untuk ekspansi dengan lebih optimis karena outlook perekonomian Indonesia 2020 membaik dari 5% pada tahun 2019 menjadi 5,1-5,3% di 2020.

"Pasar uang dan bursa saham pun terdampak positif dimana rupiah menguat dan stabil serta IHSG pun menghijau karena prospek usaha emiten akan membaik atau rebound," ungkap Ryan.

Ke depan, BI masih akan terus menelurkan kebijakan moneter dan makroprudensial serta diperkuat dengan bauran kebijakan dari keduanya untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi dengan semboyan "growth over stability" di 2019 dan berlanjut di 2020 dan seterusnya.

Kebijakan BI akan lebih cespleng jika UU Omnibus Law tentang Cipta Lapangan Kerja dan tentang Perpajakan segera ditetapkan dan diimplementasikan. "Ada baiknya ditunggu keluarnya kebijakan fiskal yang countercyclical sehingga keputusan RDG BI bisa efektif mencapai tujuannya," imbuh dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
Mengantisipasi Kenaikan...
Mengantisipasi Kenaikan Suku Bunga Acuan BI
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
Pandemi Runtuhkan Anomali...
Pandemi Runtuhkan Anomali Bunga Acuan BI dan Bunga Kredit
BI Kerek Suku Bunga...
BI Kerek Suku Bunga Acuan, Bank Diyakini Tak Tergoda Menaikkan Bunga Simpanan atau Kredit
Berita Terkini
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
5 menit yang lalu
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
1 jam yang lalu
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
1 jam yang lalu
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
1 jam yang lalu
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved