Tak Lagi Bakar Duit, Pelaku E-commerce Akan Fokus ke Profit Tahun Depan

Sabtu, 21 Desember 2019 - 01:11 WIB
Tak Lagi Bakar Duit,...
Tak Lagi Bakar Duit, Pelaku E-commerce Akan Fokus ke Profit Tahun Depan
A A A
JAKARTA - Ketua Asosiasi E-commerce Indonesia, Ignatius Untung mengatakan, tahun depan para pelaku e-commerce bakal menatap lebih logis sektor ini. Artinya persaingan semakin ketat dan tidak menutup kemungkinan efisiensi dan pengetatan bakal terjadi.

“Artinya profitabilitas sudah harus mulai menjadi prioritas. Persaingan menawarkan promo mungkin bakal tidak ramai lagi, namun pelayanan tetap bakal dimaksimalkan,” ujarnya kepada SINDO di Jakarta, Jumat (20/12).

Dengan persaingan ketat itu, pengguna internet terutama yang memanfaatkan belanja online bakal lebih besar. Di sisi lain pemerintah juga masih diperlukan peran besarnya dari sisi infrastruktur internet. Meski perannya sudah relatif baik, namun masih perlu ditingkatkan. “Masih perlu ditingkatkan lagi, tapi posisi sekarang juga sudah oke dan relatif baik,” ungkapnya.

Menurutnya, peran pemerintah yang perlu dimaksimalkan yakni literasi digital. “Justru literasi digital ini yang perlu didorong terutama ke daerah-daerah. Peran Kementerian seperti Kominfo masih sangat dibutuhkan untuk bidan literasi media dalam hal sosialisasi,” ucapnya.

Literasi digital termasuk cara-cara penggunaan internet sehat dan pada sektor e-commerce sendiri literasi digital dibutuhkan dalam hal mencegah terjadinya kejahatan berupa penipuan. “Jadi harus banyak sosialisasi dan kontrol terus-menerus,” pungkasnya.

Sementara itu Kementerian Komunikasi dan Informasi menyatakan terus membangun infrastruktur telekomunikasi digital di Indonesia dalam mendukung pasar e commerce. Menteri Kominfo, Johny G Plate mengungkapkan infrastruktur last mile berupa fiber optik terus dibangun salah satunya mendukung sektor ini. “Saat ini kita masih terus meningkatkan ribuan kilometer fiber optik yang harus kita bangun," kata Menteri Johnny belum lama ini.

Menteri Kominfo menceritakan, pemerintah selama 5 tahun terakhir telah bekerja keras dalam membangun infrastruktur telekomunikasi dan digital. Ketersediaan infrastruktur tersebut penting karena saat ini sedang terjadi transformasi di segala bidang dari dunia fisik ke digital. “Kita bertransformasi, bermigrasi menuju bangsa digital ini, perlu kerja yang luar biasa dari kita sekalian," ujar Johnny.

Hal lain yang perlu dipersiapkan oleh Kementerian Kominfo, menurut Menteri Johnny adalah upaya memperbaiki pengelolaan frekuensi untuk menyambut datangnya teknologi 5G. “Ini semua mengingat internet sudah menjadi kebutuhan di masyarakat kita yang jumlahnya kian naik dari tahun ke tahun,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ultah ke-6 Perusahaan,...
Ultah ke-6 Perusahaan, OrderOnline Gali Terus Masukan Pengguna
5 Perbedaan E-Commerce...
5 Perbedaan E-Commerce dan Social Commerce dalam Bisnis, Sering Dianggap Sama
Rahasia Bisnis Priahoodie...
Rahasia Bisnis Priahoodie Menjadi Star Seller di E-Commerce
5 Platform e-Commerce...
5 Platform e-Commerce yang Bisa Diandalkan untuk Bisnis Online
Solusi Omnichannel Bakal...
Solusi Omnichannel Bakal Menjadi Masa Depan E-commerce
Teknologi Live Streaming...
Teknologi Live Streaming Huawei Manjakan Pedagang E-Commerce
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
1 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
1 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
2 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
11 jam yang lalu
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved