Harga Minyak Meningkat Merespon Daya Beli Masyarakat AS

Jum'at, 27 Desember 2019 - 11:35 WIB
Harga Minyak Meningkat...
Harga Minyak Meningkat Merespon Daya Beli Masyarakat AS
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah terus meningkat pada perdagangan Jumat (27/12/2019). Bahkan harga si emas hitam, saat ini telah mencapai level tertinggi tiga bulan merespon daya beli masyarakat Amerika Serikat yang menguat. Sehingga membangkikan kepercayaan diri pasar minyak. Hal ini ditambah dengan prospek kesepakatan dagang AS-China untuk meneken perjanjian perdagangan fase pertama.

Mengutip dari Reuters, harga minyak Brent International naik 13 sen atau 0,2% ke level USD68,05 per barel pada pukul 01:50 GMT. Pun demikian dengan harga minyak acuan AS, West Texas Intermediate yang naik 13 sen atau 0,2% ke posisi USD61,81 per barel.

Mastercard melaporkan bahwa daya beli masyarakat AS untuk sektor ritel naik 3,2%. Sementara konsumen online selama musim belanja liburan Desember ini, terus meningkat dengan penjualan e-commerce mencapai rekor tertinggi.

"Kuatnya daya beli konsumen AS merupakan hal positif untuk minyak," kata Stephen Innes, kepala strategi pasar Asia di AxiTrader Tokyo, Jepang,

Harga minyak terus mengucur tinggi didukung harapan kuat akan berakhirnya perang tarif AS dan China yang telah berlangsung lama. Selama 17 bulan, perang tarif telah memperlambat pertumbuhan ekonomi global yang berarti buruk bagi permintaan akan minyak mentah.

Ini ditambah dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia, Jepang, yang pertumbuhan industrinya melambat sejak November. Maka itu, kesepakatan dagang AS-China fase pertama bisa menjadi penopang kenaikan harga minyak di tahun depan.

Selain itu, harga minyak mendapat kontribusi dari kesepakatan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lain, terutama Rusia, yang terus memperpanjang pemangkasan produkso. Hal ini membuat harga Brent telah melonjak lebih dari 25% sepanjang 2019, dan WTI melompat 35% sepanjang tahun ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Mendidih,...
Harga Minyak Mendidih, Capai Level Tertinggi dalam 2 Pekan
OPEC dan AS Pangkas...
OPEC dan AS Pangkas Produksi, Harga Minyak Melonjak
Harga Minyak Turun Karena...
Harga Minyak Turun Karena Stok Minyak AS Meningkat
Harga Minyak Melemah...
Harga Minyak Melemah Karena Pasokan Minyak Mentah AS Naik 1,7 Juta Barel
Harga Minyak Dunia Stabil,...
Harga Minyak Dunia Stabil, Amerika Desak OPEC Pacu Produksi
Perang Pasokan antara...
Perang Pasokan antara AS dengan OPEC Bikin Harga Minyak Dunia Memanas
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved