Belum Setahun Aplikasi Pinang Salurkan Pinjaman Rp28 Miliar

Jum'at, 27 Desember 2019 - 17:27 WIB
Belum Setahun Aplikasi...
Belum Setahun Aplikasi Pinang Salurkan Pinjaman Rp28 Miliar
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) mencatat kinerja aplikasi pinjaman digital Pinang (Pinjam Tenang) telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp28,12 miliar. Kinerja tersebut sejak diluncurkan pada Februari 2019 hingga 22 Desember 2019 atau belum usia setahun. Kemudahan dari Pinang membuatnya telah diunduh lebih dari 184.000 users di Play Store.

Plt Direktur Utama BRI Agro Ebeneser Girsang mengatakan, sejak diluncurkan, Pinang menunjukan tren yang positif yaitu dengan pertumbuhan rata–rata sebesar 80% secara bulanan (month-on-month/mom). Pinang bahkan sempat mencapai pertumbuhan yang signifikan sebesar 241% (mom) pada Juli 2019.

“Pencapaian tersebut dikarenakan semakin meningkatnya antusiasme dan penerimaan masyarakat terhadap Pinang seiring dengan peningkatan layanan yang terus dilakukan BRI Agro dari sisi teknis maupun fitur Pinang,” kata Ebeneser di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Menurut Ebeneser, pertumbuhan penyaluran pinjaman Pinang yang tinggi tersebut diikuti dengan kualitas pinjaman yang sangat baik. Hal tersebut tercermin dalam rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Pinang yang masih di posisi 0%.

“Hingga saat ini rasio NPL Pinang masih 0%, dengan demikian hal ini membuktikan bahwa prinsip penyaluran kredit diterapkan penuh dengan kehati­hatian dan memperhitungkan faktor risiko,” jelas Ebeneser.

Dia pun optimistis penyaluran pinjaman Pinang dapat mencapai target sebesar Rp30 miliar hingga akhir tahun ini. Adapun nasabah Pinang saat ini bersumber dari perusahaan yang telah bekerja sama maupun open payroll dengan BRI Agro dan BRI.

Menurut dia, aplikasi Pinang adalah sebuah inovasi dalam dunia digitalisasi perbankan, khususnya bidang financial technology (fintech) dengan konsep pinjaman online. Tidak hanya kemudahan, namun kenyamanan serta keamanan juga membuat aktivitas peminjaman keuangan para nasabah semakin tenang,” jelasnya.

Layanan digital tersebut meraih penghargaan IT Works Top Digital Awards 2019 dari IT Works untuk kategori kategori Top Implementation 2019 On Bank Sector dan Top Digital 2019 On Lending Apps. Penghargaan ini bukti Pinang merupakan apps yang sangat inovatif yang diluncurkan oleh perbankan.

"Kami juga cukup agresif dalam memasarkan Pinang dan telah 215 perusahaan yang berkerjasama sama dalam payroll sehingga dapat memanfaatkan fasilitas Pinang,” kata Ebeneser.

Saat ini Pinang juga sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan berstatus terdaftar, selain memberikan keamanan karena sudah diawasi, juga tidak menimbulkan rasa khawatir seperti yang dilakukan oleh fintech ilegal yang sering melakukan pencurian data dan mengakibatkan kerugian.

“Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi produk digital lending pilihan masyarakat diantara sekian banyak produk fintech lain karena keunggulan pada kecepatan pencairan, keamanan data konsumen, dan bebas dari biaya admin dan biaya tambahan lain,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Pinang merupakan produk pinjaman digital berbasis aplikasi pertama di Indonesia yang dirilis pada Februari 2019. Aplikasi yang tersedia di platform Android ini menyediakan pilihan pinjaman dengan angsuran ringan untuk nasabah yang payroll gaji dilakukan di BRI dan BRI Agro.

Pinjaman dengan menggunakan Pinang memiliki limit pinjaman mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta. Tenor bisa dipilih mulai dari satu hingga dua belas bulan.

“Aplikasi ini sudah fully digital dan dilengkapi sistem digital verification, digital scoring, dan digital signature. Beberapa keunggulan inilah yang membuat Pinang nyaman, aman dan mudah dioperasikan,” terangnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Begini Strategi BRI...
Begini Strategi BRI Agro Genjot Pinjaman Online
Transformasi ke Bank...
Transformasi ke Bank Digital, BRI Agroniaga Sudah Ajukan Izin ke OJK
Grab Disebut Jadi Investor...
Grab Disebut Jadi Investor Baru, Ini Tanggapan BRI Agro
BRI dan OVO Kolaborasi...
BRI dan OVO Kolaborasi Hadirkan Layanan Pinjaman Digital
Kerjasama dengan Ayoconnect,...
Kerjasama dengan Ayoconnect, BRI Luncurkan Fitur Pembayaran Tagihan di BRImo
BRI Berhasil Salurkan...
BRI Berhasil Salurkan Pinjaman Dana Pemerintah Rp136,7 Triliun
Berita Terkini
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
9 menit yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
15 menit yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
35 menit yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
50 menit yang lalu
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
1 jam yang lalu
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
1 jam yang lalu
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved