Pasar Modal RI Masih Diminati Investor, Sri Mulyani: Berkat Sinergi

Kamis, 02 Januari 2020 - 15:09 WIB
Pasar Modal RI Masih...
Pasar Modal RI Masih Diminati Investor, Sri Mulyani: Berkat Sinergi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan oleh jajaran Bursa Efek Indonesia (BEI), seluruh anggota bursa, SRO, emiten, lembaga penunjang pasar modal, serta pelaku pasar modal atas kerja kerasnya selama tahun 2019. Tahun 2019 merupakan tahun yang cukup berat bagi para pelaku ekonomi, namun jumlah investor terus tumbuh hingga sebesar 40% menjadi 2,48 juta investor dibandingkan dengan 2018 .

"Sinergi dan koordinasi antara para pemangku kepentingan termasuk pembuat kebijakan, pemerintah dengan sejumlah instansi seperti Bank Indonesia, OJK, serta instansi lain merupakan pilar yang sangat penting untuk menjaga stabilitas dan juga kesempatan untuk tumbuh," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Sambung dia menerangkan, saat banyak bursa efek negara lain yang mencatatkan pertumbuhan negatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tumbuh sepanjang tahun 2019. Pemerintah diterangkan harus lincah dalam merespons perubahan yang terjadi, namun pada saat yang sama juga harus mampu menjaga daya tahan dari perekonomian sehingga mampu menjaga gejolak maupun perlemahan global.

"Indonesia memiliki comparative advantage dibanding emerging country lainnya. Pencapaian BEI lainnya antara lain 55 pencatatan saham perdana, 668 total perusahaan tercatat, 9,1 triliun transaksi rata-rata per hari, serta 469 ribu kali rata-rata transaksi per hari," katanya.

Dia pun menyebutkan salah satu langkah yang sedang dilakukan adalah menyusun dua Omnibus Law, yaitu Omnibus Law tentang Cipta Lapangan Kerja dan Omnibus Law tentang Perpajakan. "Omnibus Law menurunkan tarif PPh Badan, tambahan insentif penurunan tarif PPh untuk perusahaan go public, insentif untuk pengenaan PPh atas dividen, dan pemberlakuan asas teritori. Semua hal tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan iklim berusaha di Indonesia," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
BEI Perpanjang Laporan...
BEI Perpanjang Laporan Keuangan Emiten
Mendekatkan Masyarakat...
Mendekatkan Masyarakat ke Pasar Modal, Capital Market and Expo Summit 2023 Dibuka
3 Juta Investor Ritel...
3 Juta Investor Ritel Pasar Modal Genggam Rp1.116 Triliun
2,68 Juta Investor Baru...
2,68 Juta Investor Baru Masuk Pasar Modal di Tengah Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
27 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
52 menit yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
1 jam yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
2 jam yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
2 jam yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
3 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved