Pasca Banjir, Order Jasa Pembersihan Rumah Melonjak 75%

Sabtu, 04 Januari 2020 - 18:34 WIB
Pasca Banjir, Order...
Pasca Banjir, Order Jasa Pembersihan Rumah Melonjak 75%
A A A
JAKARTA - Banjir yang melanda Jabodetabek sejak 1 Januari 2020 menyebabkan ratusan ribu rumah terendam air dengan ketinggian bervariasi. Salah satu PR (Pekerjaan Rumah) yang menguras tenaga pasca banjir adalah membersihkan rumah karena air banjir biasanya menyisakan tanah atau lumpur yang sulit dibersihkan.

Bagi yang tak mau repot bersih-bersih, saat ini ada banyak usaha jasa cleaning alias bersih-bersih yang bisa dipesan dengan mudah lewat aplikasi bahkan whatsapp. Tak heran, bisnis cleaning pun panen order dalam tiga hari terakhir.

Direktur PT Jasa Cepat Indonesia (KliknClean), Hendra Tjong mengungkapkan, pasca banjir 1 Januari, permintaan pembersihan rumah dari pelanggan melonjak signifikan. "Dalam 2-3 hari ini order meningkat mencapai lebih dari 75%. Dalam sehari bisa lebih dari 50 rumah," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (4/1/2020).

Menurut Hendra, pada hari-hari biasa pelanggan KliknClean umumnya order untuk jasa setrika pakaian, general cleaning dan hydro cleaning. Namun, kali ini order yang masuk lebih banyak untuk pembersihan rumah pasca banjir.

Order kebanyakan datang dari Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan. "Untuk rumah yang kena banjir ini pembersihannya lebih detil dari general cleaning. Bahan kimia yang dipakai juga beda," sebutnya.

Lantaran pembersihannya lebih sulit dan bahan kimia yang dipakai juga lebih mahal, tarif yang dipatok untuk jasa pembersihan rumah yang terkena banjir pun beda dari rumah biasa.

Ada tiga paket yang ditawarkan KliknClean dengan tarif mulai Rp1 juta sampai Rp2 juta, tergantung luas bangunan yang akan dibersihkan. "Kalau untuk normalnya jasa pembersihan kami hitung tarifnya Rp45.000 per jam," sebutnya.

Meski KliknClean sudah 2,5 tahun beroperasi, Hendra mengaku baru kali ini menawarkan jasa paket pembersihan rumah pasca banjir. Bahkan, brosur paketnya pun dadakan dibuat dan disebar di media sosial setelah banjir melanda.

"Waktu hari pertama banjir kekhawatiran kami yang utama adalah petugas cleaner kami tidak bisa datang ke tempat customer karena banyak yang rumahnya juga kebanjiran. Tiba-tiba hari kedua banyak orderan cuci sofa, karpet, kasur, dan pembersihan rumah yang lebih detil karena kebanjiran," ungkapnya.

Meski tengah kebanjiran order, pihak KliknClean tetap berempati kepada korban banjir. "Kami nggak mau kesannya hanya cari untung saja dari customer. Jadi, 10% pendapatan dari cleaning pasca banjir ini akan kami donasikan ke korban banjir juga," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Permudah Masyarakat,...
Permudah Masyarakat, Pos Indonesia Optimalkan Layanan 'PosAja'
SiCepat Ekspres Siap...
SiCepat Ekspres Siap Pacu Digitalisasi dan Lakukan Ekspansi
Pergantian Direksi PT...
Pergantian Direksi PT Jasa Raharja
JTL Express Ramaikan...
JTL Express Ramaikan Bisnis Jasa Kurir di Indonesia
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
SiCepat EkspresTerapkan...
SiCepat EkspresTerapkan Strategi Pemasaran Multiplatform
Berita Terkini
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
27 menit yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
9 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
9 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
10 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
10 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
10 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved