Menperin Klaim Upah Kerja per Jam Tidak Rugikan Pekerja

Senin, 06 Januari 2020 - 15:01 WIB
Menperin Klaim Upah...
Menperin Klaim Upah Kerja per Jam Tidak Rugikan Pekerja
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pengupahan yang dihitung per jam tidak akan merugikan pekerja. Bahkan, pengupahan ini akan membuat pekerja lebih efisien dalam bekerja.

"Nggak ada masalah, kita siapkan saja. Jadi, kalau dalam kacamata industri dia harus efisien dan efektif. Sebetulnya semua, bukan hanya industri," ujar Agus di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Dia memberikan alasan penerapan skema pembayaran upah per jam adalah untuk mengerek investasi serta meningkatkan daya saing industri. "Konsentrasinya adanya keadilan diantara pekerja itu sendiri. Jadi, kenapa kalau dasar dari pengupahan itu adalah per jam bisa lebih baik bagi industri, karena sudah ada kepastian dan juga sudah ada ukurannya yaitu produktivitas dari masing-masing pekerja. Sehingga, perusahaan juga lebih bisa berdaya saing," katanya.

Dia melanjutkan, sistem upah yang dihitung per jam bukanlah hal yang baru dalam dunia tenaga kerja. Sebab, sejumlah negara sudah menggunakan skema tersebut. "Salah satu faktor industri bisa efisien ketika dia sudah berhasil menghitung produktivitas dari tenaga kerjanya itu sendiri," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
UMP 2024 Dipastikan...
UMP 2024 Dipastikan Naik, Begini Rumus Penghitungannya
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved