Omnibus Law Harus Mengarah ke Percepatan Reindustrialisasi

Rabu, 08 Januari 2020 - 02:10 WIB
Omnibus Law Harus Mengarah...
Omnibus Law Harus Mengarah ke Percepatan Reindustrialisasi
A A A
JAKARTA - Sektor industri memiliki peran strategis karena mampu memberikan kontribusi paling besar terhadap perekonomian nasional. Selain itu kegiatan sektor industri, mampu membawa dampak luas terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatan nilai tambah, penerimaan devisa dari ekspor hingga penerimaan pajak untuk negara.

"Oleh sebab itu, terkait dengan rancangan UU Omnibus Law, harus mengarah kepada percepatan reindustrialisasi. Reindustrialisasi perlu keterlibatan berbagai stakeholders lintas sektor yang didukung oleh penguatan dan kepastian regulasi," ujar Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus di Jakarta, Selasa (7/1).

Hampir selama 1 dasawarsa terakhir pertumbuhan sektor industri manufaktur terus menunjukkan perlambatan. Terakhir pada triwulan III 2019, industri manufaktur (migas dan non migas) hanya mampu tumbuh 4,15%, sementara untuk manufaktur non migas tumbuh 4,68%.

Capaian pertumbuhan ini lebih rendah dari periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 5,02% untu industri pengolahan non migas dan 4,35% untuk industri pengolahan migas. "Pertumbuhan industri manufaktur yang tumbuh rendah dan hanya berkisar di bawah pertumbuhan ekonomi menyebabkan penurunan kontribusi industri terhadap perekonomian," lanjut Ahmad.

Pada 2009, kontribusi industri terhadap perekonomian masih mencapai 26,36%, namun pada triwulan III 2019, kontribusi industri terhadap PDB hanya mencapai 19,62%. "Pertumbuhan yang relatif rendah pada industri manufaktur menyebabkan berbagai implikasi terhadap perekonomian, di antaranya sulitnya penyerapan tenaga kerja di sektor industri. Terbatasnya kemampuan ekspor, minimnya penciptaan nilai tambah dan kontribusi terhadap penerimaan negara yang sulit meningkat," jelas Ahmad.

Dukungan yang diperlukan antara lain terang dia:

1. Dukungan bahan baku untuk industri yang kompetitif, berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan industri hilir;
2. Dukungan energi untuk industri (listrik, gas dan energi lain yang kompetitif dan efisien);
3. Dukungan tenaga kerja yang berkualitas dan produktif;
4. Dukungan logistik yang efisien, mudah dan murah (biaya logistik harus ditekan);
5. Dukungan insentif/stimulus fiskal yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan industri;
6. Penyediaan lahan industri yg murah dan memiliki kepastian jangka panjang;
7. Dukungan kebijakan perdagangan internasional (pengendalian impor dan perluasan ekspor).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Omnibus Law Dinilai...
Omnibus Law Dinilai Bisa Memangkas Regulasi dan Perbaiki Iklim Investasi
Naik 44 %, Investasi...
Naik 44 %, Investasi Manufaktur Moncer di Kuartal I/2020
RUU Cipta Kerja Jadi...
RUU Cipta Kerja Jadi Cara Menjaring Investasi Berorientasi Ekspor
IMF: Omnibus Law Kurangi...
IMF: Omnibus Law Kurangi Hambatan Investasi di Indonesia
Kemenperin Terus Kawal...
Kemenperin Terus Kawal Investasi di Sektor Industri
Gobel-Ganjar Bertemu,...
Gobel-Ganjar Bertemu, Bahas Omnibus Law dan Investasi Industri Kecil Menengah
Berita Terkini
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
13 menit yang lalu
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
56 menit yang lalu
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
1 jam yang lalu
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan usai Bos BI Mundur, Begini Arahannya
1 jam yang lalu
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
2 jam yang lalu
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
2 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved