Pertumbuhan Ekonomi Berat, Pemerintah Harus Kreatif Ciptakan Lapangan Kerja

Rabu, 08 Januari 2020 - 11:41 WIB
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Berat, Pemerintah Harus Kreatif Ciptakan Lapangan Kerja
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai pemerintah harus kreatif membuka lapangan kerja di tengah pertumbuhan ekonomi yang diasumsikan lebih rendah pada tahun ini.

Dia mencatat, elastisitas tenaga kerja dengan asumsi realisasi pertumbuhan ekonomi hanya 5% di tahun 2019 dengan tambahan 2,55 juta tenaga kerja per Agustus 2019. Ini berarti elastisitas per 1% pertumbuhan ekonomi mampu menciptakan pekerjaan untuk 510.000 orang.

Sementara untuk asumsi di 2020 ekonomi lebih rendah dari 2019 yakni 4,8% dan serapan tenaga kerja baru lebih rendah dari 2 juta orang. Maka, kata dia, elastisitasnya akan turun ke 416.000 orang setiap 1% pertumbuhan ekonomi.

"Itu tidak akan cukup untuk menurunkan angka pengangguran ke 4,8% atau turun secara nominal dari 7,05 juta menjadi 6,5 juta. Pasalnya, Indonesia akan membutuhkan 550.000 lapangan kerja baru. Sementara, penduduk yang masuk usia kerja juga naik setiap tahun," ujar Bhima di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan antisipasi yang harus dilakukan dengan merevitalisasi sektor pertanian dan manufaktur. Menurut dia, dua sektor itu paling besar dalam membuka lapangan kerja. Insentif sektor pertanian dan industri harus lebih besar khususnya yang padat karya.

Pemanfaatan kartu prakerja disebutnya juga harus dipercepat dan tepat sasaran. "Booming ekonomi digital harus dimanfaatkan untuk menciptakan lapangan kerja. Bukan saja untuk pekerjaan low skill seperti ojek online tapi juga di sektor IT yang high skill," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Sebut UU Cipta...
Pengamat Sebut UU Cipta Kerja Pacu Pertumbuhan UMKM dan Lapangan Kerja
Omnibus Law Disahkan...
Omnibus Law Disahkan DPR, Ini Keresahan Mahasiswa yang Siap Cari Kerja
Ekonom: UU Cipta Kerja...
Ekonom: UU Cipta Kerja Akomodir Kebutuhan Calon Pekerja dan Pekerja
UU Cipta Kerja dan UUD...
UU Cipta Kerja dan UUD 1945 Tak Bertentangan, Airlangga: Menyerap Tenaga Kerja Seluas-luasnya
Pemerintah Kembali Serahkan...
Pemerintah Kembali Serahkan Revisi RUU Cipta Kerja, Tunggu Pengesahan DPR
UU Cipta Kerja Jadi...
UU Cipta Kerja Jadi Bantalan Pemerintah Ciptakan Lapangan Kerja
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
2 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
8 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
9 jam yang lalu
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved