Tuntaskan Kasus Jiwasraya, OJK dan BEI Hingga Kementerian BUMN Diperiksa

Rabu, 08 Januari 2020 - 20:49 WIB
Tuntaskan Kasus Jiwasraya,...
Tuntaskan Kasus Jiwasraya, OJK dan BEI Hingga Kementerian BUMN Diperiksa
A A A
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menegaskan, akan memeriksa semua pihak yang terlibat dan terkait untuk menuntaskan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero), baik individu maupun instansi. Bahkan Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengungkapkan, pemeriksaan juga menyasar pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Kementerian BUMN.

"Semua (pemeriksaan) itu sedang kami lakukan, Jiwasraya-nya, BEI, OJK, dan Kementerian BUMN. Tapi jangan langsung ditanya hasilnya, ini kan baru pendahuluan, baru ditingkat korporasi," ujar Agung di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

(Baca Juga: Tersangka hingga Kerugian Jiwasraya Dibeberkan Maret 2020 )

Sebagai informasi tambahan, setiap produk yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi harus melalui persetujuan dari OJK. Oleh karenanya, diperkirakan ada potensi penggunaan celah regulasi yang terjadi dalam kasus gagal bayar oleh Jiwasraya.

Agung menambahkan, saat ini masih dalam tahap awal pemeriksaan yakni audit investigasi pada Jiwasraya untuk menemukan total kerugian negara. "Dari temuan kami, sudah ada indikasi terjadi penyimpangan atau perbuatan melawan hukum dalam pengumpulan dana dari produk JS Saving Plan, maupun penempatan investasi pada saham dan reksa dana berkualitas rendah," ungkapnya.

(Baca Juga: Gagal Bayar Jiwasraya Dibongkar BPK Akibat Saham Gorengan, Kerugian Rp10,4 T )

Menurutnya indikasi awal kerugian negara sebesar Rp10,4 triliun berasal dari investasi buruk yang dilakukan Jiwasraya. Angka indikasi kerugian tersebut akibat investasi di saham gorengan sebesar Rp4 triliun dan reksa dana berkualitas rendah sebesar Rp6,4 triliun. "Tapi kerugian negara yang nyata dan pasti baru dapat ditentukan setelah BPK (selesai) melakukan pemeriksaan investigatif dalam rangka penghitungan kerugian negara," tegas Agung.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPK Tegaskan Tak Ada...
BPK Tegaskan Tak Ada Rekomendasi Tutup Asuransi Jiwasraya
Menkeu Minta Asabri...
Menkeu Minta Asabri dan Jiwasraya Lakukan Pemeriksaan Keuangan 2020
BPK Akan Audit Investigasi...
BPK Akan Audit Investigasi Kementerian BUMN Terkait Kasus Jiwasraya
Mau Tahu Berapa Kerugian...
Mau Tahu Berapa Kerugian Jiwasraya Sebenarnya? Gede Banget
Restrukturisasi Polis...
Restrukturisasi Polis Jiwasraya Ditarget Rampung Bulan Mei
Jiwasraya Tetap Dibubarkan,...
Jiwasraya Tetap Dibubarkan, Dirut Pede Diselamatkan Erick Thohir-Sri Mulyani
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved