Mantan Komisaris Independen Pupuk Indonesia Bantah Kementerian BUMN

Jum'at, 10 Januari 2020 - 18:01 WIB
Mantan Komisaris Independen...
Mantan Komisaris Independen Pupuk Indonesia Bantah Kementerian BUMN
A A A
JAKARTA - Mantan Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero) Yanuar Rizky mengkritisi penjelasan Kementerian BUMN soal alasan pencopotan dirinya. Alasan yang diberikan adalah karena sebentar lagi habis masa jabatan, sehingga Pupuk Indonesia butuh penyegaran birokrasi.

Menurut Yanuar, ada kekeliruan logika yang digunakan pada alasan tersebut. Menurutnya, masa jabatan yang selesai 5 Juni 2020 tidak hanya dirinya melainkan untuk seluruh jajaran komisaris. "Tapi, kenapa saya digeser lebih cepat?" ujarnya dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (10/1/2020).

(Baca Juga: Kementerian BUMN Ungkap Pencopotan Komisaris Independen Pupuk Indonesia)

Dia juga mengatakan bahkan sebelumnya telah membahas jajaran Komisaris yang akan diganti oleh pemegang saham. Namun dia meminta untuk menunda permintaan pergantian tim inti karena sedang proses audit oleh akuntan publik terkait laporan keuangan.

"Saya sebagai Komisaris Independen sekaligus Ketua Komite Audit bertanggung jawab dalam proses laporan keuangan auditan. Lalu, bukan komisaris yang ditarik tapi malah saya diberhentikan," ujarnya.

Menurutnya, hal itu menunjukkan adanya kepentingan mendesak yang menginginkan finalisasi laporan keuangan audit berada di pemain pengganti. Yanuar menegaskan bahwa hal ini harus dia sampaikan agar masalahnya menjadi jelas. Penggantinya adalah birokrat, deputi di BKPM. "Saya harap ini bisa dijelaskan kepada publik, karena posisi saya independen bukan birokrat. Kenapa unsur profesional dikurangi?" ujarnya.

Keputusan menyerahkan posisi independen ke staf khusus menteri itu menurutnya juga harus dipertanyakan. Hal itu menurutnya tak sejalan dengan wacana debirokratisasi yang digaungkan menteri BUMN.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PaDi UMKM Expo 2023...
PaDi UMKM Expo 2023 Jadi Ajang BUMN Dukung Pelaku Usaha Kecil
Ajang Mendorong UMKM...
Ajang Mendorong UMKM Go Digital dan Go Global
Bos Garuda Buka Suara...
Bos Garuda Buka Suara Soal Pernyataan Peter F. Gontha
Pupuk Indonesia Terus...
Pupuk Indonesia Terus Berkomitmen Menurunkan Emisi Karbon
Upaya Menuju Korporasi...
Upaya Menuju Korporasi Kelas Dunia, Pupuk Indonesia Terapkan Sentralisasi
Ratusan Pensiunan Pegawai...
Ratusan Pensiunan Pegawai Pupuk Kaltim Geruduk Kementerian BUMN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
7 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
7 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
7 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
7 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved