Jemput Miliaran Dolar dari UEA, Kepala BKPM: Investasi Bukan Hanya dari China

Minggu, 12 Januari 2020 - 04:13 WIB
Jemput Miliaran Dolar...
Jemput Miliaran Dolar dari UEA, Kepala BKPM: Investasi Bukan Hanya dari China
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menerangkan, bahwa investasi di Indonesia tidak hanya bergantung dari beberapa negara seperti China dan Singapura saja. Hal ini dibuktikan saat Bahlil mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjemput investasi miliaran dolar dari Uni Emirat Arab (UEA).

“Dengan adanya potensi investasi dari UEA ini, membuktikan investasi di Tanah Air sangat inklusif atau terbuka. Tidak benar kalau investasi kita hanya dari China saja atau dari Singapura saja. Dari negara mana saja, bahkan mau dari langit sekalipun asalkan tidak bertentangan dengan UU dan aturan yang ada, silakan negara mana saja masuk berinvestasi,” ujar Bahlil.

Lawatan Presiden ke ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) merupakan kunjungan balasan sejak kedatangan Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia pada bulan Juli 2019. Terkait misi kunjungan itu, Bahlil mengungkapkan potensi kerjasama investasi antar kedua negara saat ini belum tergarap optimal.

Selama ini investor yang paling aktif berasal dari Asia Timur, sedangkan investor Timur Tengah banyak yang belum berinvestasi khususnya di sektor-sektor strategis. “Kunjungan ini menjadi momentum baik di awal tahun yang menandakan bahwa Pemerintah RI juga mendorong investasi bersumber dari negara-negara lain selain Asia Timur,” tegas Bahlil.

Sambung dia menambahkan, investasi di Indonesia tidak bersifat eksklusif. Semua negara terang dia memiliki peluang yang sama selagi memiliki komitmen yang kuat untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Dikatakannya, BKPM bersama Kementerian dan Lembaga (K/L) lain serta Perwakilan RI di UEA bekerja keras mewujudkan beberapa kesepakatan bisnis dengan UEA.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos BKPM Ngeluh, Upah...
Bos BKPM Ngeluh, Upah Pekerja RI Mahal Bikin Investasi Asing Seret
Negaranya Boleh Aja...
Negaranya Boleh Aja Resesi, Tapi Belanda Tetap Gacor Soal Investasi di RI
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Investasi Terdongkrak...
Investasi Terdongkrak Serap 295.387 Tenaga Kerja, Bahlil: Kita Push Betul
Pesan Lahan di Batang,...
Pesan Lahan di Batang, Tiga Perusahaan Asing Siap Investasi di RI
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Berita Terkini
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
20 menit yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
22 menit yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
31 menit yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
32 menit yang lalu
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
54 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
China Marah, AS Tak...
China Marah, AS Tak Mau Tarik Sistem Rudal Typhon dari Filipina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved