KKP Lepas Ekspor Produk Perikanan Rp13,3 Miliar Serentak di 3 Lokasi

Senin, 13 Januari 2020 - 16:07 WIB
KKP Lepas Ekspor Produk...
KKP Lepas Ekspor Produk Perikanan Rp13,3 Miliar Serentak di 3 Lokasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengawali kinerja baru di 2020 dengan melakukan ekspor perdana produk perikanan senilai Rp13,3 miliar. Ekspor perdana ini dilakukan serentak di tiga lokasi anak perusahan nasional PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, yakni di Banyuwangi (Jawa Timur), Medan (Sumatera Utara), dan Cirebon (Jawa Barat).

"Kali ini kita ekspor perdana produk olahan sidat dengan negara tujuan Jepang, fillet/loin ke Amerika Serikat, dan olahan tilapia ke Filipina, serta pakan udang ke Timor-Leste," kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Agus Suherman dalam keterangan resminya, Senin (13/1/2020).

Agus menjelaskan, pelepasan ekspor perdana ini menandai penambahan agregasi ekspor perdana produk perikanan nasional yang pada bulan Januari 2020 sampai dengan 9 Januari 2020 telah mencapai Rp1,4 Triliun.

Ekspor produk perikanan ini, kata Agus, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada menteri kelautan dan perikanan agar KKP terus meningkatkan ekspor produk perikanan, sehingga dapat menambah devisa nasional, meningkatkan penyerapan tenaga kerja dalam negeri, serta memberikan efek pada kesejahteraan karyawan serta masyarakat luas, yang memasok segala hal yang terkait dengan ekspor, antara lain kebutuhan pasokan barang dan jasa pendukung, freight fowarding dan jasa logistik lainnya.

Pelepasan ekspor perdana yang berlokasi di salah satu anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yaitu PT Suri Tani Pemuka, di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditandai dengan pemencetan tombol sirine bersama dengan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana, pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Kepala Akuakultur PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Ardi Budiono.

Seusai pelepasan ekspor, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi budidaya sidat di Bomo, Kabupaten Banyuwangi. Dalam kesempatan itu, Agus yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ekspor perdana awal tahun ini sebagai momentum untuk meningkatkan ekspor dan mencapai target ekspor nasional 2020 sebesar USD6,47 miliar.

"KKP terus mendorong Unit Pengolahan Ikan seluruh Indonesia untuk meningkatkan kapasitas dan kinerjanya untuk meningkatkan ekspor," tutur Agus.

Sebagaimana diketahui, produk perikanan merupakan salah satu sektor andalan ekspor Indonesia untuk mengurangi defisit neraca perdagangan luar negeri. Ekspor produk perikanan mempunyai kapasitas daya ungkit yang tinggi dalam peningkatan kesejahteraan nelayan, pengolah, dan pembudidaya ikan.

Ini diamini oleh Bupati Azwar Anas. Kata dia, di tengah kerja keras pemerintah dalam mengurangi necara defisit transaksi berjalan, awal tahun ini PT Japfa mampu melakukan ekspor. "Ini adalah angin segar di awal tahun. Kami atas nama pemerintah daerah berterima kasih kepada PT Japfa karena telah bekerja dengan baik," ujarnya.

Kepala Akuakultur Japfa Comfeed Indonesia Ardi Budiono menambahkan, KKP terus melakukan komunikasi dan sinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dalam rangka mempercepat pencapaian target ekspor ikan nasional.

KKP juga terus mendorong dan memfasilitasi penetrasi pasar, baik pasar tradisional (Amerika Serikat, Jepang, Uni Eropa) maupun ke pasar nontradisional seperti pasar Timur Tengah, baik melalui penanganan hambatan ekspor, perundingan penurunan hambatan tarif impor di negara mitra, pameran, misi dagang dan lain-lain.

"Pelepasan ekspor ini merupakan bentuk konsistensi PT Japfa dalam mendukung ekspor di berbagai komoditas, dimana awal tahun ini kami kembali mengawalinya dengan mengekspor produk budidaya perikanan. Hal ini tidak terlepas dari upaya PT Japfa dalam mendukung program pemerintah meningkatkan devisa negara demi terciptanya kesejahteraan bersama," ungkap Ardi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Perekonomian,...
Dukung Perekonomian, JAPFA Konsisten Lakukan Ekspor Sektor Peternakan
Jadi Tonggak Sejarah,...
Jadi Tonggak Sejarah, Indonesia Ekspor 23 Ribu Ayam Hidup ke Singapura
PT Ciomas Adisatwa Suplai...
PT Ciomas Adisatwa Suplai Produk Perunggasan ke Berbagai Negara
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Digemari Amerika dan...
Digemari Amerika dan China, Ekspor Perikanan Indonesia Surplus Rp19 Triliun
Kebijakan Menteri Trenggono...
Kebijakan Menteri Trenggono soal Benur Dinilai Angkat Posisi Indonesia di Luar Negeri
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
59 menit yang lalu
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
1 jam yang lalu
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
2 jam yang lalu
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
2 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved