Impor Bulan Desember Turun Menjadi USD14,50 Miliar

Rabu, 15 Januari 2020 - 15:51 WIB
Impor Bulan Desember...
Impor Bulan Desember Turun Menjadi USD14,50 Miliar
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir laju impor pada Desember 2019 mencapai USD14,50 miliar. Hal ini menurun 5,47% dibandingkan impor November 2019 sebesar USD15,34 miliar. Juga menurun 5,62% dibandingkan impor Desember 2018 yang sebesar USD15,37 miliar.

"Melihat realisasi di tahun ini, memang polanya sama dengan dua tahun sebelumnya. Memang Desember ada penurunan dibandingkan November," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Suhariyanto menerangkan laju impor migas di Desember 2019 sebesar USD2,13 miliar, turun 0,06% secara tahunan namun naik 5,33% secara bulanan. Sedangkan impor nonmigas tercatat USD14,50 miliar, turun 6,35% secara tahunan dan turun 7,28% secara bulanan.

"Kalau kita lihat penggunaan barang, mayoritas mengalami penurunan impor baik dibandingkan November 2019, maupun Desember 2018. Impor barang konsumsi tercatat USD1,65 miliar, turun 1,32% secara bulanan, namun naik 12,18% secara tahunan," jelasnya.

Sedangkan pada impor bahan baku atau penolong sebesar USD10,40 miliar, turun 6,83% secara bulanan dan turun 7,27% secara tahunan. Untuk barang modal tercatat sebesar USD2,45 miliar, turun 5,74% secara bulanan juga turun 5,62% secara tahunan.

"Jadi ini memang menunjukkan impor barang konsumsi turun, contohnya seperti gelang dan jam tangan," jelasnya.

Adapun untuk kelompok komoditas non migas yang mengalami peningkatan nilai impor tertinggi secara bulanan, yakni gula dan kembang gula sebesar USD89,1 juta, buah-buahan USD64,3 juta, sayuran USD52,6 juta, kapal, perahu, dan struktur terapung USD44,8 juta, serta kain kempa, benang khusus, benang pintal USD41 juta.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan nilai impor terendah yakni, kendaraan dan bagiannya USD254,7 juta, mesin dan perlengkapan elektrik USD228,7 juta, besi dan baja USD159,8 juta, bahan bakar mineral (BBM) USD139,2 juta, serta logam mulai, perhiasan dan permata USD65,6 juta.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Maret 2023 Turun 6,26% Jadi USD20,59 Miliar
Nilai Impor Indonesia...
Nilai Impor Indonesia di Juli 2022, Naik 1,64 Persen
Terkontraksi, Impor...
Terkontraksi, Impor Januari Hanya Capai USD13,34 Miliar
BPS: Kinerja Impor RI...
BPS: Kinerja Impor RI Juli 2020 Rontok 32,55%
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
3 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
4 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
10 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved