Ekonomi RI 2020 Ditopang Konsumsi Rumah Tangga dan Perbaikan Global

Rabu, 15 Januari 2020 - 23:09 WIB
Ekonomi RI 2020 Ditopang...
Ekonomi RI 2020 Ditopang Konsumsi Rumah Tangga dan Perbaikan Global
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 diprediksi bisa mencapai 5,1 hingga 5,2%. Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto menerangkan, ketika konsumsi domestik yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi relatif stabil dan tekanan yang berasal dari global relatif membaik.

"Ketegangan politik, risiko geopolitik sudah mulai mereda. Kemudian yang menarik adalah ternyata kegiatan ekonomi China yang tadinya tahun ini diramal melemah ternyata sudah membaik," ujarnya di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Dia memaparkan, ekonomi di Eropa rata-rata tumbuh membaik. Jerman yang sebelumnya diproyeksikan resesi ternyata tumbuh positif. Sementara Amerika Serikat (AS) yang sebelumnya diperkirakan tumbuh sangat jelek ternyata masih tumbuh sekitar 1,9%. "Ini memberikan sentimen positif untuk negara-negara berkembang termasuk Indonesia," paparnya.

Sementara dari domestik, konsumsi rumah tangga diperkirakan akan memberikan kontribusi sekitar 56-57% terhadap total PDB Indonesia. Diharapkan konsumsi rumah tangga tahun ini bisa tumbuh 5,1-5,3%. "Kemudian investasi baik PMA (Penanaman Modal Asing) maupun PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) juga akan tumbuh. Belanja pemerintah juga akan didorong lebih cepat. Ini bagus untuk menggerakkan kegiatan ekonomi," ungkapnya.

Untuk ekspor yang tumbuh negatif selama 2018-2019, tahun ini diproyeksikan tumbuh positif mendekati 1-2%. Hal ini juga tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat neraca perdagangan sepanjang tahun 2019 mengalami defisit USD3,20 miliar, lebih kecil dibandingkan dengan defisit neraca perdagangan 2018 yang mencapai USD8,7 miliar.

"Ternyata percepatan pemulihan ekonomi di beberapa kawasan itu tumbuh lebih cepat daripada yang kita perkirakan," jelas Ryan.

Dia menambahkan, kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI) dan kebijakan fiskal oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) justru saling bersinergi mendukung pertumbuhan ekonomi di tahun 2020. "Ini yang kami meyakini tahun ini bisa 5,1-5,2%. Ditambah lagi kalau kebijakan fiskal lebih cepat, rasanya 5,3% pun sudah bisa," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved