Kesepakatan Dagang AS-China Buat IHSG Rebound ke 6.286

Kamis, 16 Januari 2020 - 16:34 WIB
Kesepakatan Dagang AS-China...
Kesepakatan Dagang AS-China Buat IHSG Rebound ke 6.286
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat alias rebound 2,68 poin atau 0,04% ke 6.286,05 pada penutupan dagang Kamis (16/1/2020).

Awal perdagangan, IHSG dibuka melanjutkan pelemahan sebesar 7,41 poin atau 0,12% ke level 6.275,96. Kamis ini, IHSG bergerak di 6.255,49-6.299,54.

Enam dari 10 indeks sektoral menguat, dengan sektor perkebunan subur 1,48%, perdagangan dan jasa untung 1,09%, industri dasar menguat 0,66%. Sementara itu, sektor aneka industri melemah 0,88% dan infrastruktur tergerus 0,49%.

Dari 609 saham yang diperdagangkan, 215 menurun, 181 stabil, dan 213 menguat. Nilai transaksi saham Rp7,35 triliun dari 7,30 miliar unit saham. Transaksi bersih asing -Rp754,05 miliar, dengan aksi jual asing Rp3,15 triliun berbanding aksi beli asing Rp2,40 triliun.

Adapun pasar saham Asia ditutup beragam, merespon penandatanganan kesepakatan dagang fase pertama Amerika Serikat dan China. Meski telah "berdamai", namun AS masih tetap akan memberlakukan tarif tambahan terhadap beberapa barang asal China. Sehingga masih ada kekhawatiran ketidakpastian global.

Melansir dari CNBC, Kamis (16/1/2020), indeks Nikkei 225 Jepang naik menjadi 23.933,13, sementara indeks Topix lebih rendah menjadi 1.728,72. Di Korea Selatan, indeks Kospi mengambil keuntungan 0,77% menjadi 2.248,05 karena saham raksasa teknologi Samsung Electronics naik 2,88% dan Hyundai Motor melonjak 3,04%.

Indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 0,11%, berbanding terbalik dengan pasar daratan China. Indeks Shanghai turun 0,52% menjadi 3.074,08 dan Shenzhen turun 0,15% menjadi 1.811,56.

Bursa Australia, ASX 200 naik 0,67% menjadi 7.041,80 karena sebagian besar sektor saham ditutip lebih tinggi. Sektor saham keuangan untung hingga 1,07%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
China Kecam Kesepakatan...
China Kecam Kesepakatan Dagang AS–Taiwan Senilai Rp4.227 Triliun
Lagi Akur, AS-China...
Lagi Akur, AS-China Kembali Komitmen Jalankan Kesepakatan Dagang Fase 1
Peringatan China Diabaikan,...
Peringatan China Diabaikan, AS dan Taiwan Tetap Teken Kesepakatan Dagang Baru
Di Tengah Ketegangan...
Di Tengah Ketegangan Amerika-China, IHSG Diramal Menguat
Prabowo Pastikan Kesepakatan...
Prabowo Pastikan Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Saling Menguntungkan
Indonesia Tanggapi soal...
Indonesia Tanggapi soal Ancaman AS Batalkan Kesepakatan Dagang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved