Pasca Kebocoran Sumur ONWJ, Kualitas Perairan Karawang Membaik

Kamis, 16 Januari 2020 - 22:35 WIB
Pasca Kebocoran Sumur...
Pasca Kebocoran Sumur ONWJ, Kualitas Perairan Karawang Membaik
A A A
KARAWANG - Kualitas air laut di sekitar sumur YYA-1 milik PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ) yang sempat terdampak kebocoran, kini terlihat mulai membaik. Hal ini disambut nelayan di perairan Karawang, Jawa Barat yang mulai kembali melaut.

“Bagus sekali sekarang. Benar-benar pulih airnya. Tangkapan kami juga sudah kembali seperti semula,” kata Ketua Rukun Nelayan Pusaka Jaya Utara (PJU) Karawang Gopar di Karawang.

Menurut dia, sudah sekitar sebulan kualitas air membaik, sama sekali tidak ditemukan ceceran minyak, baik di sepanjang pantai di Karawang maupun perairan. “Sekarang pantai juga sudah bersih. Sedangkan di laut, kalau ada sedikit hambatan, itu karena gelombang sedang tinggi,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, para nelayan bisa menangkap ikan rata-rata 15 kilogram setiap melaut, sama seperti sebelum sumur Pertamina bocor. “Padahal ketika ada tumpahan minyak, perolehan ikan kami benar-benar turun drastis, bahkan sampai 1-2 kilogram saja,” terangnya.

Menurut Gopar, pulihnya kondisi perairan Karawang tidak lepas dari upaya keras Pertamina dalam membersihkan ceceran minyak, termasuk yang terbawa gelombang sampai ke pantai.

“Kalau yang di laut, yang menutup sumur, kami tidak tahu. Tetapi kalau yang di pantai, kami melihat sendiri bahwa Pertamina memang sangat bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab mengatasi masalah ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK, MR Karliansyah menyatakan, berdasarkan hasil kajian KLHK dan Institut Pertanian Bogor (IPB), air laut di daerah operasi PHE ONWJ sudah memenuhi baku mutu.

“Untuk air laut berdasarkan hasil kajian KLHK dan IPB sudah memenuhi baku mutu sesuai Kepmen 51 tahun 2004. Sementara untuk wilayah pesisir, pihak ONWJ sudah mengajukan proposal upaya pemulihannya,” ujarnya. Namun demikian, menurut dia, meskipun kualitas air laut sudah tidak bermasalah tetapi untuk lahan/pasir pantai yang terkontaminasi sedang diteliti kualitasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Setelah 14 Tahun Tidur,...
Setelah 14 Tahun Tidur, PHE ONWJ Reaktivasi Anjungan EZB Hasilkan 374 Barel per Hari
PHE ONWJ Raih 3 Penghargaan...
PHE ONWJ Raih 3 Penghargaan Global CSR & ESG Awards 2024
PHE ONWJ Dukung Pembangunan...
PHE ONWJ Dukung Pembangunan Infrastruktur di Sekitar Wilayah Operasi
PHE ONWJ Dorong Pemberdayaan...
PHE ONWJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah
PHE ONWJ Lepas Anjungan...
PHE ONWJ Lepas Anjungan OOA ke Pesisir Laut Jawa
PHE ONWJ Inisiasi 49...
PHE ONWJ Inisiasi 49 Program Pemberdayaan Masyarakat Sepanjang 2024
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Dinilai Penduduknya...
10 Negara Dinilai Penduduknya Punya Kualitas Pendidikan Terbaik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved