Asabri Main Saham Gorengan, Menko Luhut: Tidak Bisa Lari

Kamis, 16 Januari 2020 - 23:53 WIB
Asabri Main Saham Gorengan,...
Asabri Main Saham Gorengan, Menko Luhut: Tidak Bisa Lari
A A A
JAKARTA - Menteri Kordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Inevstasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan menunggu hasil audit pemeriksaan dari Badan Pemerikasaan Keuangan (BPK) dan Kejaksaan Agung untuk kasus PT Asabri yang diduga korupsi. Pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada permainan saham yang dilakukan pada manajemen Asabri.

Pasalnya adanya dugaan korupsi di PT Asabri yang jumlahnya disebut mencapai Rp10 hingga Rp16 triliun. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah akan tetap menjamin aset atau simpanan para prajurit TNI dan Polri.

"Ya kalau bantah sih kan boleh-boleh aja. Hasil audit pemeriksaan kan bisa diperiksa itu permainan sahamnya bagaimana, nggak bisa lari," ujar Luhut di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Sambung dia menambahkan, hasil audit nanti akan memperlihatkan apakah ada penyelewengan di Asabri atau tidak. Menurutnya hal yang lebih penting adalah tidak ada yang dirugikan utamanya para prajurit TNI. "Saya kira kita harus ambil langkah-langkah yang tepat. Apalagi ini prajurit dan Presiden Jokowi komit prajurit itu tidak akan dirugikan," jelasnya.

Sebelumnya, PT Asabri (Persero) menegaskan bahwa dana pensiunan yang dikelola perseroan untuk TNI dan Polri aman dan tidak dikorupsi. Penegasan itu diungkapkannya dalam konferensi pers hari ini untuk membantah pernyataan yang beredar terkait isu megakorupsi di Asabri yang membuat dana pensiun di perusahaan tersebut tidak bisa dicairkan.

Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja mengatakan, perusahaan dalam kondisi baik operasionalnya maupun kinerja laporan keuangannya. "Kepada seluruh peserta Asabri, baik prajurit TNI, anggota Polri dan seluruh ASN, saya tegaskan, saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri aman. Tidak hilang dan tidak dikorupsi," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Dorong Penyelamatan...
Luhut Dorong Penyelamatan Arsip Kemaritiman, Tegaskan Perlu Dukungan Kementerian Lain
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Nantikan Gebrakan Pelabuhan...
Nantikan Gebrakan Pelabuhan dari Kemenko Marves
Teman Pengusaha Jangan...
Teman Pengusaha Jangan Ragu Hubungi Luhut Kalau Ada Masalah, Pasti Dibantu
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Kejagung Tetapkan 10...
Kejagung Tetapkan 10 Manajer Investasi sebagai Tersangka Korupsi Asabri
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved