Kesepakatan Damai AS-China, BI Harap Ada Sinyal Positif ke Ekonomi

Jum'at, 17 Januari 2020 - 10:47 WIB
Kesepakatan Damai AS-China,...
Kesepakatan Damai AS-China, BI Harap Ada Sinyal Positif ke Ekonomi
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat dan Republik Rakyat China sepakat menandatangani kesepakatan perdagangan fase pertama, mengakhiri sengketa dagang yang telah berlangsung sekitar dua tahun.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menilai, ditandatanganinya kesepakatan dagang fase pertama dapat memberi sinyal positif bagi pelaku pasar keuangan yang selama ini mengambil posisi wait and see.

"Risiko volatilitas aliran modal mereda yang akan berdampak pada stabilitas yang semakin kondusif," kata Doddy saat dihubungi di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Selanjutnya, dampak ke perbaikan sektor riil akan dipengaruhi fase-fase deal berikutnya yang diharapkan akan juga dapat dicapai. "Sehingga dapat memberikan dampak positif pada perbaikan pertumbuhan ekonomi global," ungkap dia.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira menuturkan, kesepakatan dagang fase pertama AS-China masih terlalu prematur dan belum menjawab isu yang sifatnya struktural. Tidak semua tarif produk AS maupun China di turunkan, jadi perang dagang sebenarnya masih berlanjut.

"Kondisi ini membawa sikap skeptis dari pengusaha, khususnya eksportir bahwa perang dagang belum benar selesai di tahun 2020," kata dia. Artinya sinyal perlambatan ekonomi global masih akan berlanjut. "Kami menunggu kesepakatan dagang fase kedua yang lebih kongkrit dan bicara hal mendasar," imbuhnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
China Kecam Kesepakatan...
China Kecam Kesepakatan Dagang AS–Taiwan Senilai Rp4.227 Triliun
Prabowo Pastikan Kesepakatan...
Prabowo Pastikan Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Saling Menguntungkan
Indonesia Tanggapi soal...
Indonesia Tanggapi soal Ancaman AS Batalkan Kesepakatan Dagang
AS Tuding Indonesia...
AS Tuding Indonesia Ingkar Janji, Ancam Batalkan Kesepakatan Dagang
Trump Umumkan Kesepakatan...
Trump Umumkan Kesepakatan Dagang dengan Indonesia | Sindo Sore
Lagi Akur, AS-China...
Lagi Akur, AS-China Kembali Komitmen Jalankan Kesepakatan Dagang Fase 1
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved