BKPM Kawal Investasi Korsel Bangun PLTA Maung 230 MW

Sabtu, 18 Januari 2020 - 12:01 WIB
BKPM Kawal Investasi...
BKPM Kawal Investasi Korsel Bangun PLTA Maung 230 MW
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali mengeksekusi investasi besar, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Maung. Proyek ini melibatkan perusahaan Korea Selatan (Korsel), Korea Southern Power Co.Ltd (KOSPO) bekerja sama dengan PT Indonesia Power (IP) dan PT Nindya Karya (Persero).

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan-perusahaan tersebut, studi dan pengembangan PLTA Maung di Banjarnegara, Jawa Tengah, akan segera dimulai. Rencananya, pembangunan PLTA Maung akan memakan waktu kurang lebih empat tahun dengan nilai investasi sebesar USD650 juta.

"Rencananya pembangunan bendungan oleh PT Nindya Karya akan memakan waktu kurang lebih dua tahun yang dilanjutkan dengan pembangunan oleh PT Indonesia Power," ujar Bahlil di Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Dia melanjutkan, MoU ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja BKPM ke Korea Selatan bulan lalu. Bahlil berpesan, jika proyek ini menemui kendala dalam realisasinya, dia berharap pelaksana segera melaporkan ke dirinya agar bisa cepat dituntaskan.

Sebagai informasi, PLTA Maung akan menghasilkan listrik sebesar 230 megawatt (MW) dan akan memenuhi kebutuhan bauran listrik energi baru dan terbarukan sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN tahun 2018-2027 sebesar 23%.

Selain itu, PLTA ini juga bertujuan untuk mengurangi sedimentasi di Waduk Mrica. Waduk Mrica sendiri merupakan bendungan dari Sungai Serayu dan saat ini sudah memiliki PLTA Panglima Besar Soedirman dengan kapasitas terpasang 180 MW.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
2 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
3 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
5 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
7 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
7 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved