Beratkan UMKM, Pemerintah Disarankan Tunda Kenaikan LPG 3 Kg

Senin, 20 Januari 2020 - 11:39 WIB
Beratkan UMKM, Pemerintah...
Beratkan UMKM, Pemerintah Disarankan Tunda Kenaikan LPG 3 Kg
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah menata ulang kebijakan penyaluran subsidi LPG 3 kg yang berujung pada kenaikan harga disarankan oleh ekonom agar ditunda, lantaran dinilai bakal memberatkan UMKM. Sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mencabut subsidi tabung gas elpiji 3 kg pada awal semester II 2020 yang nantinya akan membuat harga gas elpiji 3kg akan naik.

"Saran bagi pemerintah sebaiknya menunda rencana pencabutan subsidi. Harga LPG 3 kg yang lebih mahal akan membuat biaya produksi UMKM naik. Ujungnya pengusaha UMKM akan menyesuaikan harga jual produknya. Tapi efeknya tidak semudah itu," ujar Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudisthira saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Lebih lanjut terang dia, permasahalan dimulai ketika kondisi konsumsi rumah tangga yang melambat membuat konsumen mengurangi konsumsi produk UMKM. Jadi pengusaha UMKM serba sulit, harga naik diikuti dengan daya beli berkurang, harga tetap akan menderita rugi biaya produksi. "Padahal di tengah kondisi ketidakpastian global saat ini, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi," jelasnya.

Menurutnya, pemerintah mestinya sadar bahwa kontribusi UMKM terhadap total serapan tenaga kerja mencapai 97%. Jika UMKM lemah terang dia, maka secara keseluruhan ekonomi akan tumbuh melambat. "Pilih momentum yang pas ketika konsumsi rumah tangga sedang baik atau tumbuh di atas 6%," papar Bhima.

Sebagai informasi, dari yang saat ini dilakukan secara terbuka menjadi tertutup mulai semester II 2020 mendatang. Dengan perubahan tersebut nantinya subsidi yang selama ini disalurkan dalam bentuk harga LPG murah akan diubah menjadi langsung diberikan ke masyarakat miskin.

Pemerintah beralasan perubahan skema penyaluran tersebut dilakukan dengan tujuan agar subsidi yang diberikan nantinya lebih tepat sasaran. Pemerintah diterangkan akan mendata warga yang benar-benar membutuhkan subsidi dari pemerintah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warung Kecil Dilarang...
Warung Kecil Dilarang Jual Elpiji 3 Kg, Asosiasi UMKM: Banyak Orang Kehilangan Pendapatan
Beli Gas 3 Kg Hanya...
Beli Gas 3 Kg Hanya Bisa di Agen Resmi, Asosiasi UMKM: Apa Untungnya Buat Masyarakat?
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Jangan Macam-macam!...
Jangan Macam-macam! Jual LPG 3 Kg Tanpa KTP, Agen dan Pangkalan Bisa Ditutup
Pemerintah Berencana...
Pemerintah Berencana Jual LPG 3 Kg Satu Harga Mulai 2026
Cara Cek Pangkalan Gas...
Cara Cek Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg Terdekat, Mudah dan Praktis!
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
16 jam yang lalu
Infografis
3 Pangdam Lulusan Akmil...
3 Pangdam Lulusan Akmil 1996, Semuanya Jenderal Kopassus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved