AS dan China Setop Perang Dagang, Menko Luhut: Kita Untung

Selasa, 21 Januari 2020 - 12:13 WIB
AS dan China Setop Perang...
AS dan China Setop Perang Dagang, Menko Luhut: Kita Untung
A A A
JAKARTA - Kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan China sebagai upaya menghentikan perang dagang berkepanjangan, menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan akan memberikan dampak positif kepada Indonesia. Terang Luhut, berakhirnya perang dagang akan sangat menguntungkan ekonomi Indonesia

"Seandainya damai bagus juga, karena kita bisa menarik investasi. Kita pas sebenarnya, sudah untung-untung terus," ujar Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Sambung dia menambahkan, meskipun eskalasi AS dan China bakal diprediksi kembali memanas tidak akan mengganggu ketahanan ekonomi Indonesia."Bagus dong, buat kita sebenarnya perang dagang engga pengaruh lagi," jelasnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai kesepakatan dagang AS dan China yang disebut sebagai fase pertama merupakan langkah yang positif dan akan memberikan kepastian bagi perekonomian global. Dia pun berharap perjanjian dagang ini terus belanjut sehingga mengurangi tekanan ekonomi global. "Kita lihat kalau agreement ini bisa bertahan, saya rasa itu akan menimbulkan suatu kepastian," ungkap Menkeu

Sebagai informasi, AS dan China akhirnya menandatangani kesepakatan perdagangan fase pertama, mengakhiri sengketa dagang yang telah berlangsung sekitar dua tahun. Dalam kesepakatan yang berlangsung di Washington tersebut China setuju untuk membeli produk dan jasa AS senilai USD200 miliar, selama dua tahun ke depan. Bila dikonversi ke rupiah, China setuju membeli barang-barang AS sebesar Rp2.733 triliun (estimasi kurs Rp13.668 per USD)

Melansir dari CNBC, Kamis (16/1), dalam kesepakatan itu, rinciannya China akan membeli barang dan jasa dari AS senilai USD77 miliar di tahun 2020, dan sebesar USD123 miliar untuk tahun 2021. Pembelian itu lebih tinggi dibandingkan angka ekspor AS di tahun 2017.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Dorong Penyelamatan...
Luhut Dorong Penyelamatan Arsip Kemaritiman, Tegaskan Perlu Dukungan Kementerian Lain
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Teman Pengusaha Jangan...
Teman Pengusaha Jangan Ragu Hubungi Luhut Kalau Ada Masalah, Pasti Dibantu
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Nantikan Gebrakan Pelabuhan...
Nantikan Gebrakan Pelabuhan dari Kemenko Marves
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
14 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
14 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved