Bangun Petrokimia, Kemenkeu Beri Insentif Pajak untuk Chandra Asri

Selasa, 21 Januari 2020 - 22:15 WIB
Bangun Petrokimia, Kemenkeu...
Bangun Petrokimia, Kemenkeu Beri Insentif Pajak untuk Chandra Asri
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyetujui PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) mendapatkan perolehan Tax Holiday untuk pengembangan kompleks petrokimia kedua yang dibangun oleh PT Chandra Asri Perkasa.

Tax Holiday tersebut meliputi pembayaran Pajak Penghasilan Badan Chandra Asri Perkasa pada 20 tahun pertama beroperasi sebesar 100%, serta 2 tahun berikutnya sebesar 50%.

Tax Holiday, yang diberikan kepada industri pionir ini, merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong investasi di Indonesia dan memacu pertumbuhan ekonomi.

“Kami menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Kementerian Keuangan dan Pemerintah Indonesia atas dukungan yang berkelanjutan terhadap peningkatan iklim investasi secara keseluruhan dan kemudahan dalam melakukan bisnis," ujar Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra di Jakarta, Selasa (21/1/2020)

Dia melanjutkan, kebijakan ini tidak hanya akan membantu para pelaku bisnis seperti Chandra Asri dalam mengamankan investasi yang dibutuhkan. "Ini juga menandakan komitmen Indonesia untuk menarik investor," jelasnya.

Saat ini, Indonesia merupakan net importir produk petrokimia dengan lebih dari 50% Olefins dan Polyolefins yang telah diimpor. Beroperasinya Chandra Asri Perkasa nanti akan membantu mengurangi impor produk petrokimia Indonesia, meningkatkan perekonomian hilir dalam negeri, serta meningkatkan neraca pembayaran negara.

Sebagai informasi, kompleks petrokimia kedua Chandra Asri akan melipatgandakan kapasitas produksi dari saat ini empat juta ton per tahun menjadi delapan juta ton per tahun dengan diversifikasi produk mulai dari Polyethylene, Polypropylene, aromatics (Benzene, Toluene, and Xylene), Mixed C4 dan Py-Gas.

Produk-produk tersebut pada akhirnya digunakan untuk memproduksi kemasan, pipa, kabel, kendaraan, dan barang-barang rumah tangga konsumen, yang ditujukan untuk memenuhi permintaan domestik yang terus meningkat.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Chandra Asri Raih Fasilitas...
Chandra Asri Raih Fasilitas Balloon Payment Rp3,5 Triliun dari BNI
Dukung Pasokan Industri...
Dukung Pasokan Industri Petrokimia Nasional, BRI Jalin Kerja Sama dengan Chandra Asri
Harga Jual Produk Naik,...
Harga Jual Produk Naik, Chandra Asri Bukukan Laba Bersih Rp2,39 Triliun
Chandra Asri Raih Investasi...
Chandra Asri Raih Investasi hingga Rp24,4 Triliun dari Thaioil
Naik 13 Persen, Chandra...
Naik 13 Persen, Chandra Asri Bukukan Pendapatan USD677 Juta
Jalan Aspal Plastik...
Jalan Aspal Plastik di Bali Jadi Showcase Nasional lewat Kolaborasi Multipihak
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
1 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
2 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
4 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
5 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
6 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
7 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved