Yenny Wahid Sebut Garuda Indonesia Punya Utang Besar

Kamis, 23 Januari 2020 - 15:41 WIB
Yenny Wahid Sebut Garuda...
Yenny Wahid Sebut Garuda Indonesia Punya Utang Besar
A A A
JAKARTA - Yenny Wahid mengungkapkan alasannya menerima jabatan Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero), lantaran didasari dengan kecintaan terhadap maskapai pelat merah itu yang menurutnya telah menjadi ikon bersama rakyat Indonesia. Lebih lanjut, wanita bersama lengkap Zanuba Ariffah Chafsoh itu memahami tantangan besar yang harus dihadapi Garuda, yang disebutnya mempunyai utang sangat besar.

"Garuda itu masalahnya sangat kompleks. Utangnya banyak, banyak sekali, (hutang) beban masa lalunya banyak. Jadi tentu saya mengerti tantangan yang sangat besar," ujar Yenny Wahid di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

(Baca Juga: Ditunjuk Jadi Dirut Baru Garuda, Ini Jejak Karir Irfan Setiaputra )

Sementara itu Ia enggan berspekulasi, terkait butuh berapa lama para pengurus atau jajaran direksi Garuda yang baru bisa memperbaiki kinerja perusahaan maskapai penerbangan itu. Seperti diketahui belakangan Garuda Indonesia menjadi sorotan, usai terjerat kasus dugaan penyelundupan komponen Harley-Davidson dan sepeda Brompton.

Barang selundupan itu diduga diterbangkan melalui pesawat pesanan jenis Airbus A330-900 yang diterbangkan dari Toulouse, Prancis pada Desember 2019 lalu. Tak hanya pelanggaran good corporate governance (GCG), Garuda Indonesia juga memiliki banyak permasalahan lainnya yakni kisruh manajemen dan pekerja hingga kinerja keuangan.

(Baca Juga: Yenny Wahid di Jajaran Komisaris Garuda, Menteri Erick: Wakil Publik )

Untuk itu, Yenny mengatakan, kesediaannya menjadi salah satu komisaris karena terpanggil untuk memberikan kontribusi. Ia berharap, ide dan gagasan-gagasannya bisa diterima oleh Garuda.

"Makanya yang tadi saya katakan Garuda adalah ikon kebanggaan kita semua sebagai bangsa. Pemerintahan siapapun, Garuda selalu ada maka di sini semangat non-partisan harus di kedepankan. Saya berharap kita semua punya perasaan memiliki terhadap Garuda. Saya rasa kita semua juga pasti ingin melihat Garuda lebih baik lagi kerjanya," tegas Yenny.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Cegah Monopoli Lion...
Cegah Monopoli Lion Air, Erick Pastikan Garuda Indonesia Tidak Akan Ditutup
Di Ujung Tanduk, Kementerian...
Di Ujung Tanduk, Kementerian BUMN Akui Garuda Terancam Bangkrut
Pangkas Utang Garuda...
Pangkas Utang Garuda Indonesia Jadi Rp52 Triliun, Tim Erick Thohir Lakukan Ini
Kementerian BUMN Dorong...
Kementerian BUMN Dorong KPK Periksa Mantan Komisaris dan Direksi Garuda
4 Opsi yang Akan Tentukan...
4 Opsi yang Akan Tentukan Nasib Garuda Indonesia, Apa Saja?
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
1 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
1 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
9 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
10 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
11 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved