Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Jangan Hanya Jadi Surga Buat Investor

Jum'at, 24 Januari 2020 - 13:39 WIB
Omnibus Law Cipta Lapangan...
Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Jangan Hanya Jadi Surga Buat Investor
A A A
JAKARTA - Dua RUU Omnibus Law tengah disusun pemerintah, dengan tujuan utama adalah memperbaiki iklim investasi. Anggota Komisi IX DPR Anwar Hafid menilai Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja lebih banyak berorientasi pada kemudahan berinvestasi. Padahal, menurutnya yang harus diperhatikan adalah bagaimana UU ini bisa menjadi surga bagi semua orang, baik bagi pemerintah, investor dan juga surga bagi buruh.

"Ini yang harus dicari. Kalau dalam draf yang beredar ini kan hanya menjadi surga bagi investor, tapi mengebiri buruh. Kalau saya sih berharap suapaya UU Cipta Lapangan Kerja ini bisa menciptakan surga bagi ketiganya," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Seperti diketahui tahap awal prioritas yakni RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Sistem Perpajakan yang ditarget tuntas pembahasannya dalam 100 hari ke depan, meski hingga saat ini drafnya belum disampaikan ke DPR.

Anwar Hafid menambahkan, bagi pemerintah jika buruh diperhatikan kesejahteraannya maka ke depan tidak ada lagi demo-demo buruh seperti yang selama ini terjadi. Dia mencontohkan sistem perburuhan di Jepang yang mengatur kepentingan buruh dan juga investor sehingga buruh merasa memiliki perusahaannya.

"Makanya di Jepang jarang sekali ada buruh demo. Di sana benar-benar sistemnya mengatur karyawan itu merasa perusahaan itu miliknya. Dan kalau orang yang main-main, tidak produktif itu mereka akan saing tegur. Transparansi ada di dalam perusahaan dan yang menentukan UMP itu kan antara perusahaan dan serikat pekerja," tutur politikus Demokrat tersebut.

Aturan soal jam kerja buruh yang ditentukan 40 jam kerja juga menjadi perhatian para buruh. "Ini juga perlu diperhatikan karena kita ini sistem kerja kita belum semua sama. Bagaimana yang perusahaan-perusahaan kecil kalau itu berlaku, mereka semua habis," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Omnibus Law Dinilai...
Omnibus Law Dinilai Bisa Memangkas Regulasi dan Perbaiki Iklim Investasi
Banyak Perda Hambat...
Banyak Perda Hambat Investasi, UU Cipta Kerja Dinilai Jadi Solusi
Ada Omnibus Law, Investasi...
Ada Omnibus Law, Investasi Masuk ke RI Bisa Tembus Rp900 Triliun
Omnibus Law, Pemerintah...
Omnibus Law, Pemerintah Bisa Tingkatkan Investasi dan Buka Lapangan kerja
Simalakama Omnibus Law’...
Simalakama 'Omnibus Law’ Cipta Kerja
Menimbang Omnibus Law...
Menimbang Omnibus Law Cipta Kerja
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
19 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
42 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Infografis
Cakram Kuno 3.600 Tahun...
Cakram Kuno 3.600 Tahun Berisi Rahasia Surga Jadi Perdebatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved