Perbaikan Ease of Doing Business, Kepala BKPM Siap Mundur Jika Tak Capai Target

Rabu, 29 Januari 2020 - 21:56 WIB
Perbaikan Ease of Doing...
Perbaikan Ease of Doing Business, Kepala BKPM Siap Mundur Jika Tak Capai Target
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, siap mundur dari jabatannya pada tahun ke empat, jika tidak mampu mendorong peningkatan kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EoDB). Adapun target peringkat EoDB Indonesia berada di posisi ke-50 dari peringkat saat ini ke-73.

Dia mengungkapkan, pada awalnya mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memperbaiki tingkat kemudahan berusaha pada peringkat 40, namun dirinya menawar untuk target berada di posisi 50.

"KPI saya EoDB peringkat 50 bukan 40. Permintaan Presiden itu 40, saya tawar 'menjadi 50 Pak', saya bilang. Kalau 50 pada tahun ketiga, lalu masuk tahun ke empat tidak selesai, ya sudah saya mundur. Susah-susah banget," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Kantor BKPM, Jakarta, (29/1/2020).

Menurut Bahlil, perbaikan EoDB hingga berada diposisi 50 tidak bisa diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun, tetapi perlu secara bertahap. Meski demikian, dia menekankan, seharusnya para pejabat malu jika tidak bisa menyelesaikan arahan Presiden Jokowi.

Dia bilang, pejabat harus mampu memberikan hasil kerja yang memuaskan, maka jika tidak mampu harusnya bersedia melepas jabatannya. "Saya pikir pejabat itu harus punya tahu malu juga, kalau tidak bisa memberikan hal yang positif kepada negara, ya tahu diri lah jangan disuruh-suruh," kata dia.

Bahlil melanjutkan, pengunduran dirinya tentu bakal dilakukan seusai evaluasi kinerja dari Jokowi. Dirinya juga memastikan, para pegawai BKPM akan tetap aman dari jabatan mereka, jika hal tersebut sampai terjadi.

"Ini fair saja. Kalau pegawai BKPM tidak mungkin dipecat. Jadi kalau peringkat 50 di tahun keempat tidak juga (di dapat), saya siap mundur, karena pejabat itu harus bantu negara, bukan jadi beban," ungkap Bahlil.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berebut Investasi, Bahlil...
Berebut Investasi, Bahlil Pede Indonesia Jadi Juaranya
Ubah Wajah Investasi...
Ubah Wajah Investasi RI, BKPM Lakukan Hal Ini
Jurus Merawat Iklim...
Jurus Merawat Iklim Investasi, Bahlil: Kami Tidak Lagi Duduk di Belakang Meja
Di Tengah Pandemi, Pelaku...
Di Tengah Pandemi, Pelaku Usaha Cilik Paling Berani Berinvestasi
Pemkab Takalar Raih...
Pemkab Takalar Raih Penghargaan Promosi Penanaman Modal Asing
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
53 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
1 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
3 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
5 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved