Inggris Cerai dari Eropa, BI Pastikan Tak Ganggu Pasar Keuangan Indonesia

Senin, 03 Februari 2020 - 11:18 WIB
Inggris Cerai dari Eropa,...
Inggris Cerai dari Eropa, BI Pastikan Tak Ganggu Pasar Keuangan Indonesia
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia memastikan keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) tidak akan menganggu ekonomi Indonesia. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo, mengatakan dampak keluarnya Inggris terhadap ekonomi Indonesia sangat kecil.

"Keluarnya Inggris memiliki dampak pada perekonomian negara tersebut, namun pengaruhnya ke Indonesia sangat kecil karena Inggris bukan negara tujuan ekspor utama kita," ujar Dody saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (3/2/2020).

Menurutnya keluarnya Inggris dari Uni Eropa sudah melalui proses yang panjang dan sejalan dengan ekspektasi sehingga sudah di price-in oleh pelaku pasar.

"Sehingga dampaknya terhadap pasar keuangan kita juga tidak signifikan," jelasnya.

Sebelumnya, Parlemen Uni Eropa pada Jumat pekan lalu menyetujui perjanjian keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Terkait ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Namun, yang harus diperhatikan adalah bagaimana kesepakatan yang dibuat antara Inggris dengan Uni Eropa.

"Yang harus diperhatikan adalah dampak jangka panjang bagaimana Uni Eropa dengan Inggris melakukan perjanjian pemisahan itu, apakah tetap bisa menjaga kepentingan keduanya. Dalam artian apa tetap bisa menjaga kepentingan ekonomi," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Calon Deputi Gubernur...
Calon Deputi Gubernur BI Doni Primanto Fokus Dorong Keuangan Digital
Wacana Pengalihan Pengawasan...
Wacana Pengalihan Pengawasan Bank, Bos BI: Pasar Keuangan Sempat Guncang
16 Lembaga Keuangan...
16 Lembaga Keuangan Akan Jadi Peserta Baru BI Fast
Gubernur BI: Kepanikan...
Gubernur BI: Kepanikan Pasar Keuangan Global Mulai Berkurang
BI Terbitkan Ketentuan...
BI Terbitkan Ketentuan Teknis CCP SBNT
Redam Bola Liar Persepsi...
Redam Bola Liar Persepsi Pasar, BI Hadapi Ujian Kredibilitas Baru
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
6 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
6 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
7 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
7 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved