Rupiah Jeblok ke Rp13.741, Terlemah Kedua di Asia

Senin, 03 Februari 2020 - 17:19 WIB
Rupiah Jeblok ke Rp13.741,...
Rupiah Jeblok ke Rp13.741, Terlemah Kedua di Asia
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terus melemah melawan dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Senin (3/2/2020). Data Bloomberg mencatat rupiah ditutup jatuh 86 poin atau 0,63% ke posisi Rp13.741 per USD.

Sesi pembukaan, rupiah dibuka melemah 17 poin atau 0,12% ke level Rp13.672 per USD, dibandingkan posisi Jumat akhir Januari lalu di Rp13.655 per USD. Senin ini, rupiah bergerak di Rp13.671-Rp13.741 per USD.

Yahoo Finance mencatat rupiah pada awal Februari ini, ditutup terperosok 79 poin atau 0,57% menjadi Rp13.738 per USD, dibanding posisi Jumat akhir pekan lalu di Rp13.659 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.659-Rp13.738 per USD.

Rupiah dan sejumlah mata uang Asia lainnya kompak melemah. Rupiah menjadi yang terlemah kedua, setelah yuan China yang jatuh 1,62% menjadi 7,022 yuan per USD.

Selanjutnya ringgit Malaysia melemah 0,38%, won Korea Selatan tertekan 0,27%, dolar Singapura turun 0,26%, dolar Taiwan dan rupee India masing-masing melemah 0,18%. Hanya baht Thailand yang menguat 0,52% dan peso Filipina yang naik tipis 0,02%.

Jebloknya rupiah dan sejumlah mata uang Asia lainnya disebabkan kekhawatiran dampak penyebaran virus corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan data kematian akibat virus tersebut, pada Senin ini, telah mencapai 361 orang. Jumlah ini lebih besar 349 kematian dibandingkan epidemis SARS di China tahun 2002 hingga 2003.

Investor pun memilih aset safe haven, diantaranya dolar AS. Melansir dari CNBC, indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama berada di level 97,486. Yen Jepang diperdagangkan di level 108,53 per USD.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada! Kasus Corona...
Waspada! Kasus Corona AS Melesat, Rupiah Bisa Tergencet
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis Saat Dolar Lemas Dihantam Corona
Rupiah Diprediksi Sumringah...
Rupiah Diprediksi Sumringah Seiring Kabar Baik Vaksin Corona
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
38 menit yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
1 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
1 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
4 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved