Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Rupiah Balik Melemah ke Rp13.721
Rabu, 05 Februari 2020 - 12:39 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Rupiah Balik Melemah ke Rp13.721
A
A
A
JAKARTA - Kekuatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) memudar pada perdagangan sesi I Rabu (5/2/2020), merespon data ekonomi Indonesia tahun 2019 yang tumbuh rendah ke 5,02%. Indeks Bloomberg mencatat rupiah pada jeda siang ini, balik melemah 6 poin atau 0,05% ke Rp13.721 per USD.
Sesi pembukaan, rupiah dipasar spot dibuka melanjutkan penguatan dnegan gagah 20 poin atau 0,15% ke level Rp13.695 per USD, dibanding penutupan Selasa kemarin di Rp13.715 per USD.
Rabu sepanjang hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.695-Rp13.726 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan rupiah disebabkan oleh perekonomian Indonesia yang terus menunjukkan tren menurun.
Sementara itu, melansir dari Reuters, dolar AS mempertahankan kenaikan terhadap mata uang safe haven lainnya seperti yen Jepang dan franc Swiss. Mata uang George Washington itu menguat merespon data-data aktivitas manufaktur dan pesanan pabrik Amerika Serikat yang optimis.
Di pasar uang, dolar AS pada Rabu siang ini diperdagangkan di 97,982 melawan enam mata uang utama, naik dari level terendah 97,787 di sesi sebelumnya.
Sesi pembukaan, rupiah dipasar spot dibuka melanjutkan penguatan dnegan gagah 20 poin atau 0,15% ke level Rp13.695 per USD, dibanding penutupan Selasa kemarin di Rp13.715 per USD.
Rabu sepanjang hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.695-Rp13.726 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan rupiah disebabkan oleh perekonomian Indonesia yang terus menunjukkan tren menurun.
Sementara itu, melansir dari Reuters, dolar AS mempertahankan kenaikan terhadap mata uang safe haven lainnya seperti yen Jepang dan franc Swiss. Mata uang George Washington itu menguat merespon data-data aktivitas manufaktur dan pesanan pabrik Amerika Serikat yang optimis.
Di pasar uang, dolar AS pada Rabu siang ini diperdagangkan di 97,982 melawan enam mata uang utama, naik dari level terendah 97,787 di sesi sebelumnya.
(ven)
Lihat Juga :