HSG Ditutup Balik Menguat Merespon Hubungan China-AS

Kamis, 06 Februari 2020 - 16:40 WIB
HSG Ditutup Balik Menguat...
HSG Ditutup Balik Menguat Merespon Hubungan China-AS
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan dagang Kamis (6/2/2020) berbalik bertenaga 8,64 poin atau 0,14% ke posisi 5.987,14.

Awal perdagangan, IHSG melanjutkan kenaikan menembus level 6.000-an, dengan tambahan 24,41 poin atau 0,41% ke level 6.002,92.

Namun mendekati sesi siang, IHSG berbalik melemah akibat aksi profit taking. Sepanjang Kamis ini, Indeks bergerak di level 5.969,48-6.013,70.

Tujuh dari 10 indeks sektoral menguat, membuat IHSG memperpanjang kenaikan. Penguatan terbesar datang dari sektor perkebunan yang panen 1,94%, aneka industri naik 1,28% dan sektor konstruksi dan properti kokoh1,16%. Sedangkan pelemahan terdalam adalah industri dasar sebesar 1,10%.

Dari 588 saham emiten yang diperdagangkan, 249 menguat, 169 tetap, dan 170 menurun. Transaksi bersih asing Rp6,97 triliun dari 6,37 miliar unit saham. Transaksi bersih asing Rp304,86 miliar, dengan aksi beli asing Rp3,58 triliun dan aksi jual asing Rp3,28 triliun.

IHSG pulang rebound merespon pasar saham Asia yang ditutup melonjak, dimana investor bereaksi positif atas semakin mesranya hubungan dagang Amerika Serikat dan China.

Beijing mengatakan pada Kamis ini, mereka akan mengurangi separuh bea masuk ratusan produk impor asal AS, mulai 14 Februari mendatang. Kementerian Keuangan China mengatakan bakal menurunkan bea masuk produk AS menjadi dua bagian, dari 10% turun jadi 5%, dan yang 5% turun menjadi 2,5% untuk produk impor dengan total USD75 miliar.

Melansir dari CNBC, Kementerian Keuangan China mengatakan hal ini untuk memajukan pembangunan China dan AS yang sehat dan stabil.

Semakin mesranya hubungan China dan AS menggairahkan pasar saham China daratan. Bursa Shenzhen melonjak 2,89% menjadi 1.727,24, Shanghai bertambah 1,72% menjadi 2.866,51. Hang Seng Hong Kong melompat 2,64% ke posisi 27.493,70.

Indeks Nikkei 225 Jepang juga mengalami kenaikan sebesar 2,38% menjadi 23.873,59 dan Topix untung 2,07% menjadi 1.736,98. Kospi Korea Selatan melonjak 2,88% ditutup ke level 2.227,94. ASX 200 Australia ditutup lebih tinggi 1,05% pada posisi 7.049,20.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
China Membalas Tarif...
China Membalas Tarif Impor AS, Mulai Berlaku 10 Februari 2025
IHSG Kokoh Mengawali...
IHSG Kokoh Mengawali Pekan Ini, Ketegangan AS-China Bikin Bursa Asia Merangkak
China Kecam Kesepakatan...
China Kecam Kesepakatan Dagang AS–Taiwan Senilai Rp4.227 Triliun
Data Neraca Dagang Terbaru...
Data Neraca Dagang Terbaru Bakal Dirilis, IHSG Bisa Bergerak Terbatas
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved