PKS-Demokrat Desak Pimpinan DPR Segera Proses Usulan Pansus Jiwasraya

Kamis, 06 Februari 2020 - 20:02 WIB
PKS-Demokrat Desak Pimpinan...
PKS-Demokrat Desak Pimpinan DPR Segera Proses Usulan Pansus Jiwasraya
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Fraksi Demokrat mendesak pimpinan DPR segera memproses usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang merugikan keuangan negara hingga Rp13,7 triliun lebih.

Anggota Komisi XI Fraksi PKS DPR Ahmad Junaidi Auly mengatakan, Fraksi PKS memiliki sejumlah catatan atas perkembangan skandal Jiwasraya. Pertama, terkait potensi kerugian negara yang sangat besar. Kemudian adanya dugaan masalah kejahatan yang terorganisir, adanya dugaan manipulasi laporan keuangan perusahaan sehingga mengaburkan pandangan publik dalam menilai kinerja Jiwasraya. Kemudian adanya dugaan kelemahan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian BUMN.

"Kita juga menginginkan adanya penyelesaian kasus Jiwasraya ini bagi 5,2 juta nasabah. Itu beberapa alasan yang sudah sama-sama kita ketahui dan ini sudah menjadi perhatian seluruh masrarakat Indonesia," ujar Junaidi saat menyampaikan interupsi dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Junaidi menambahka, persoalan skandal Jiwasraya juga telah melibatkan antarsektor dan juga melibatkan mitra dari beberapa komisi di DPR. Karena itu, pihaknya mendesak pimpinan DPR segera menindaklanjuti usulan Pansus Hak Angket Jiwasraya yang suratnya sudah diajukan oleh Fraksi PKS dan Fraksi Demokrat. "Oleh karena itu, dalam kesempatan ini kami juga ingin menekankan bahwa usulan Pansus Hak Angket di PT Jiwasraya ini harus segera ditindaklanjuti," tuturnya.

Senada dengan Junaidi, anggota Fraksi Partai Demokrat Sartono Hutomo mengatakan, bahwa setelah mendengarkan dan mengamati berbagai proses dan tahapan dalam usulan Pansus Hak Angket Jiwasraya, pihaknya meminta pimpinan DPR segera menindaklanjuti surat usulan pembentukan Pansus Jiwasraya.

Sartono mengatakan, skandal Jiwasraya sangat menghentak semua kalangan sehingga harus segera diselesaikan dengan cepat. "Skandal Jiwasraya ini harus cepat dituntaskan secara gamblang, terang benderang supaya tidak terjadi salah sangka sesama anak bangsa. Dalam forum ini kami minta secepatnya diagendakan dan ditindaklanjuti proses yang suratnya sudah kami sampaikan ke pimpinan," katanya.

Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar yang memimpin Rapat Paripurna, mengatakan, surat pengajuan Pansus Hak Angket Jiwasraya yang diajukan Fraksi PKS dan Demokrat sudah diterima oleh Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin.

"Sampai hari ini saya belum menerima dan belum tahu. Karena itu, dari Pak Azis akan segera dibawa kepada rapat pimpinan. Dari rapat pimpinan seperti mekanisme yang kita miliki kita akan agendakan rapat Badan Musyawarah untuk disampaikan di paripurna," katanya. Karena itu, Cak Imin meminta semua pihak, khususnya Fraksi PKS dan Demokrat untuk menunggu sesuai mekanisme di DPR.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nasabah Jiwasraya Dapat...
Nasabah Jiwasraya Dapat Kabar Baik, Polis Dialihkan ke IFG Life
Nasabah Antusias, Ratusan...
Nasabah Antusias, Ratusan Ribu Pemegang Polis Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi
Simak! Upaya Penyelamatan...
Simak! Upaya Penyelamatan Jiwasraya Sejak 2018 hingga Direstrukturisasi
Dirut Jiwasraya Tangani...
Dirut Jiwasraya Tangani Langsung Polis Pegawai KPK Senilai Rp20 Miliar
Mantan Dirut Jiwasraya...
Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali
Program Restrukturisasi...
Program Restrukturisasi Dekati 100%, Jiwasraya Jemput Bola
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
31 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
47 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved