Kekhawatiran Virus Corona Membuat Rupiah Diprediksi Terkoreksi
Jum'at, 07 Februari 2020 - 08:56 WIB
Kekhawatiran Virus Corona Membuat Rupiah Diprediksi Terkoreksi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diprediksi berbalik melemah. Kamis kemarin, rupiah ditutup berkibar 56 poin atau 0,14% menjadi Rp13.634 per USD.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan sentimen negatif untuk rupiah berasal mengenai penyebaran virus corona kembali menjadi kekhawatiran pagi ini, setelah muncul laporan bertambahnya orang yang terjangkit virus ini di China, Singapura dan di lepas laut Jepang.
"Selain itu, pejabat bank sentral AS dan Australia juga mempermasalahkan virus ini sebagai pemicu perlambatan ekonomi global," ujar Ariston di Jakarta, Jumat (7/2/2020).
Dia melanjutkan kekhawatiran tersebut terlihat pada pelemahan tipis aset berisiko pagi ini seperti indeks saham Nikkei dan mata uang emerging market. Harga emas juga kembali menguat. Rupiah juga mungkin melemah hari ini.
"Kurs rupiah terhadap dolar AS berpotensi bergerak di kisaran Rp13.600-Rp13.720 per USD," jelasnya.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan sentimen negatif untuk rupiah berasal mengenai penyebaran virus corona kembali menjadi kekhawatiran pagi ini, setelah muncul laporan bertambahnya orang yang terjangkit virus ini di China, Singapura dan di lepas laut Jepang.
"Selain itu, pejabat bank sentral AS dan Australia juga mempermasalahkan virus ini sebagai pemicu perlambatan ekonomi global," ujar Ariston di Jakarta, Jumat (7/2/2020).
Dia melanjutkan kekhawatiran tersebut terlihat pada pelemahan tipis aset berisiko pagi ini seperti indeks saham Nikkei dan mata uang emerging market. Harga emas juga kembali menguat. Rupiah juga mungkin melemah hari ini.
"Kurs rupiah terhadap dolar AS berpotensi bergerak di kisaran Rp13.600-Rp13.720 per USD," jelasnya.
(ven)
Lihat Juga :