Rupiah Jaga Tren Positif, Dolar AS Bertengger di Level Terbaik
Selasa, 11 Februari 2020 - 18:06 WIB
Rupiah Jaga Tren Positif, Dolar AS Bertengger di Level Terbaik
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (11/2/2020) ditutup menjaga tren positif sepanjang hari ini. Perbaikan kurs rupiah mengiringi dolar AS yang bertengger di posisi puncak dalam empat bulan terhadap mata uang rival lainnya.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah melompat ke level Rp13.668/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp13.705/USD. Laju positif kurs rupiah pada hari kedua pekan ini dengan pergerakan pada kisaran Rp13.668 hingga Rp13.704/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange terdongkrak menjadi Rp13.674 per USD dari sesi penutupan kemarin yang bertengger di Rp13.711/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp13.674-Rp13.695/USD.
Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat menujukkan penguatan yakni Rp13.715/USD. Raihan tersebut terjadi saat tekanan global masih membayangi pergerakan mata uang Garuda usai kemarin bertengger pada posisi Rp13.750/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau ke posisi Rp13.686 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan lanjutan tren positif. Posisi ini memperlihatkan rupiah terus bangkit usai kemarin berada di Rp13.708/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar AS naik ke posisi tertinggi dalam empat bulan terhadap mata uang saingannya pada perdagangan hari Selasa. Terhadap enam mata uang rival, indeks dolar AS naik 0,01% menjadi 98,91.
Raihan itu menyentuh posisi tertinggi sejak awal Oktober dan kurang dari 1% dari posisi tertinggi 2019 yakni 99,67. Mata uang AS terpantau telah memperoleh tambahan 1,6% pada minggu terakhir.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah melompat ke level Rp13.668/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp13.705/USD. Laju positif kurs rupiah pada hari kedua pekan ini dengan pergerakan pada kisaran Rp13.668 hingga Rp13.704/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange terdongkrak menjadi Rp13.674 per USD dari sesi penutupan kemarin yang bertengger di Rp13.711/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp13.674-Rp13.695/USD.
Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat menujukkan penguatan yakni Rp13.715/USD. Raihan tersebut terjadi saat tekanan global masih membayangi pergerakan mata uang Garuda usai kemarin bertengger pada posisi Rp13.750/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau ke posisi Rp13.686 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan lanjutan tren positif. Posisi ini memperlihatkan rupiah terus bangkit usai kemarin berada di Rp13.708/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar AS naik ke posisi tertinggi dalam empat bulan terhadap mata uang saingannya pada perdagangan hari Selasa. Terhadap enam mata uang rival, indeks dolar AS naik 0,01% menjadi 98,91.
Raihan itu menyentuh posisi tertinggi sejak awal Oktober dan kurang dari 1% dari posisi tertinggi 2019 yakni 99,67. Mata uang AS terpantau telah memperoleh tambahan 1,6% pada minggu terakhir.
(akr)