Waspada Corona di Singapura, CORE: Arus Perdagangan Akan Terganggu

Selasa, 11 Februari 2020 - 18:30 WIB
Waspada Corona di Singapura,...
Waspada Corona di Singapura, CORE: Arus Perdagangan Akan Terganggu
A A A
JAKARTA - Singapura menaikkan status kewaspadaan virus corona dari kuning menjadi oranye yang menandakan penyebaran virus corona sangat serius dan berdampak luas pada kesehatan publik.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, mengatakan Indonesia banyak bergantung pada Singapura dari sisi perdagangan dan investasi. Dengan naiknya status waspada Singapura maka akan berdampak pada arus perdagangan Indonesia.

"Hampir seluruh perdagangan kita melalui Singapura. Jadi otomatis kalau mereka aktivitasnya banyak yang freezing, dari sisi arus perdagangan akan mengganggu kita meski kita tidak mengimpor dari Singapura," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Menurut Faisal, Indonesia perlu memperkuat sistem logistik dengan mencari jalur alternatif selain Singapura. "Kita harus memperbaiki sisi logistik supaya Indonesia bisa langsung melayani ekspor impor secara langsung," ungkapnya.

Faisal menuturkan, meningkatkan status waspada Singapura memang berasal dari China sehingga berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi Singapura.

"Jadi (wabah corona) yang secara keseluruhan berdampak ke China sudah berdampak juga ke Singapura. Bila ekonomi China melambat 1%, itu dampaknya ke kita 0,1%-0,2%," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
Singapura Tetapkan 7...
Singapura Tetapkan 7 Asrama Pekerja Sebagai Kawasan Isolasi
Singapura Kerahkan Robodog...
Singapura Kerahkan 'Robodog' untuk Awasi Penerapan Lockdown
Cegah Corona, Singapura...
Cegah Corona, Singapura Terapkan Ganjil-genap KTP untuk Belanja ke Pasar
Singapura Akan Bagikan...
Singapura Akan Bagikan Alat Pelacak Kontak Virus untuk Semua Warga
Jajan Saat Karantina...
Jajan Saat Karantina Sisa 30 Menit, Pria Singapura Didenda Rp16 Juta
Berita Terkini
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
38 menit yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
58 menit yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
1 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
2 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
3 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved