Omnibus Law, WNI yang Tinggal di Luar Negeri Akan Bebas Pajak

Selasa, 11 Februari 2020 - 23:39 WIB
Omnibus Law, WNI yang...
Omnibus Law, WNI yang Tinggal di Luar Negeri Akan Bebas Pajak
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan memberi kepastian status pajak bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di luar negeri atau diaspora. Kepastian ini akan tertuang dalam Omnibus Law Perpajakan yang rancangannya sudah masuk ke DPR dan menunggu untuk pembahasan selanjutnya.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo Utomo, mengatakan WNI yang tinggal di luar negeri lebih dari 183 hari dan berpenghasilan dari luar negeri akan bebas pajak di Indonesia. Nantinya, para diaspora akan menjadi subjek pajak luar negeri (SPLN) dan akan berlaku dalam empat tahun pertama.

Diketahui, selama ini para diaspora mendapatkan pajak ganda, yakni membayar pajak di dalam dan di luar negeri.

"Diaspora yang berkegiatan di luar negeri lebih dari 183 hari, dia bisa di treatment menjadi subjek pajak luar negeri," ujar Suryo di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Suryo menambahkan, bagi para diaspora yang masih memiliki penghasilan dari kegiatan ekonomi di Indonesia akan tetap dikenakan pajak dalam negeri.

"Yakni berdasarkan PPh Pasal 26 dengan tarif sebesar 20% (final) atas jumlah bruto dari pendapatan yang diperoleh," kata dia.

Suryo Utomo menerangkan dengan adanya Omnibus Law Perpajakan ini akan mengantisipasi tantangan ke depan terkait situasi global. Serta meringankan para pelaku usaha.

"Dan dengan memperhatikan masukan dari publik dan dunia usaha, dapat segera diundangkan demi membantu menjaga dan memperkuat perekonomian Indonesia," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Camkan!, Omnibus Law...
Camkan!, Omnibus Law Ciptaker Tidak Buat Tenaga Kerja Asing Bebas Pajak
Omnibus Law Diharap...
Omnibus Law Diharap Mampu Genjot Pendapatan Pajak Digital
Konkret! Omnibus Law...
Konkret! Omnibus Law Obral Pajak Dividen Bagi Pengusaha
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
UU Cipta Kerja Dipakai...
UU Cipta Kerja Dipakai Pemerintah untuk Genjot Pajak Digital dan Pertanian
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
49 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved