Bank OCBC NISP dan AwanTunai Dukung Pemberdayaan UMKM

Rabu, 12 Februari 2020 - 02:31 WIB
Bank OCBC NISP dan AwanTunai...
Bank OCBC NISP dan AwanTunai Dukung Pemberdayaan UMKM
A A A
JAKARTA - Bank OCBC NISP menandatangani kerjasama credit channeling dengan perusahaan start-up di bidang financial technology yakni PT Simplefi Teknologi Indonesia (AwanTunai). Hal ini sebagai wujud komitmennya mendukung pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui program digital partnership.

Direktur Bank OCBC NISP, Thomas Low, mengatakan melalui program digital partnership ini, Bank OCBC NISP siap mendukung AwanTunai dalam menyediakan Supply Chain Financing kepada pelaku usaha mikro di Indonesia.

"Bank OCBC NISP menyadari UMKM memiliki kontribusi besar dan krusial bagi perekonomian Indonesia. Untuk itu, diperlukan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari pelaku industri keuangan untuk membantu UMKM di Indonesia dapat terus tumbuh berkembang dengan memanfaatkan perkembangan digital," ujar Thomas di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Hal ini mendorong Bank OCBC NISP menjalin digital partnership dengan AwanTunai sebagai salah satu perwujudan strategi Beyond Banking. Melalui strategi ini, lanjut dia, Bank OCBC NISP ingin memanfaatkan potensi start-up dalam memberikan nilai transformatif untuk pelaku sektor UMKM.

Perseroan pun siap memberikan fasilitas pembiayaan yang berkualitas untuk disalurkan oleh AwanTunai kepada pelaku usaha UMKM dalam bentuk supply chain financing. Selain itu, kerjasama ini juga didasari oleh komitmen yang sejalan antara Bank OCBC NISP dan AwanTunai, yakni menggerakkan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui penguatan kesehatan keuangan pelaku usaha UMKM.

AwanTunai mewujudkan komitmennya dengan melakukan digitalisasi supply chain, yakni bekerja sama dengan para pedagang grosir dan distributor di sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG). Dengan model kerja sama ini, AwanTunai tidak memberikan modal secara tunai melainkan memberikan barang yang menjadi kebutuhan usaha mereka untuk menghindari penyalahgunaan modal.

Dengan demikian, pelaku usaha mikro dapat mengembangkan usaha secara produktif dan mampu mengelola modal serta perputaran uang. "Impian kami yaitu bagaimana teknologi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia, bukan hanya penduduk di kota besar yang sudah makmur," kata Direktur Utama AwanTunai Rama Notowidigdo.

Sebelumnya AwanTunai juga telah mendapatkan suntikan dana dari OCBC NISP Ventura (ONV) untuk mengembangkan bisnisnya. Sebagai salah satu investee dari ONV, Bank OCBC NISP terbuka untuk melakukan sinergi dan kolaborasi untuk memberikan nilai tambah kepada AwanTunai dalam memberikan layanan kepada nasabahnya.

"Kami berharap pengalaman OCBC NISP dalam menciptakan bisnis yang berkelanjutan di Indonesia akan memberikan nilai tambah bagi AwanTunai dan juga pelaku UMKM. Ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara perbankan dan fintech untuk membuka akses keuangan yang luas dan produktif kepada pelaku usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya lebih baik dan bersinambungan sehingga mampu memperkuat perekonomian Indonesia," imbuh Thomas.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Mandiri UKM Center Dekatkan...
Mandiri UKM Center Dekatkan Perbankan dan Pelaku Usaha Kecil
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
Hei Milenial, Nabung...
Hei Milenial, Nabung Mulai Rp20.000 Bisa Jadi Miliarder Saat Pensiun
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
8 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
8 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
9 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
10 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved