Erick Minta Proyek Kelistrikan 35.000 MW Tidak Diundur

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:14 WIB
Erick Minta Proyek Kelistrikan...
Erick Minta Proyek Kelistrikan 35.000 MW Tidak Diundur
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merevisi target program kelistrikan 35.000 Megawatt menjadi tahun 2029. Sebelumnya, proyek yang dipancang sejak Mei 2015 ini, ditargetkan selesai tahun 2019, namun direvisi menjadi tahun 2025. Dan Kementerian ESDM mengundurkan target penyelesaian menjadi tahun 2029.

Kementerian ESDM menerangkan mundurnya target penyelesaian proyek 35.000 MW karena pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan di level 5% per tahun. Ketika megaproyek ini dicanangkan, asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7% per tahun. Sehingga konsumsi listrik diharapkan bisa tumbuh 8,7% per tahun.

Namun, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ingin penyelesaian program pembangunan listrik 35.000 MW bisa diselesaikan cepat. "Revisi target penyelesaian proyek 35.000 MW akan menghambat investasi di Indonesia. Karena saat ini, BUMN dan Badan Koordinasi Penanaman Modal telah melakukan pemetaan investasi di dalam proyek 35.000 MW," ujarnya, Selasa (25/2/2020).

Erick menambahkan bahwa salah satu kunci agar investasi bisa berjalan lancar dan ekonomi tumbuh adalah dengan pembangunan infrastruktur listrik. "Kita sudah pemetaan dengan ESDM dan Kementerian Perindustrian, agar ada satu peta 35.000 MW, jangan delay terlalu lama. Indonesia perlu listrik, jangan nanti diputuskan delay," tekannya.

Sebagai informasi, hingga akhir tahun lalu, proyek kelistrikan 35.000 MW yang sudah COD atau comissioning mencapai 6.811 MW atau baru 19% dari target. Sementara pembangkit yang baru masuk tahap perencanaan 734 MW atau hanya 2% dan tahap pengadaan 829 MW atau 2%.

Pembangkit listrik yang sudah kontrak Power Purchase Agreement (PPA) tapi belum konstruksi sebesar 6.877,6 MW atau 20% dan tahap konstruksi 20.167,8 MW atau 57%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apa Kabar Program Listrik...
Apa Kabar Program Listrik 35.000 MW? Ini Penjelasan Bos PLN
Oversupply Listrik,...
Oversupply Listrik, Proyek 35.000 MW Perlu Ditinjau Ulang
Rekind Percepat Proyek...
Rekind Percepat Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW di Sulawesi Barat
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan Proyek 35.000 MW PLN Berjalan Positif
Terdampak Covid-19,...
Terdampak Covid-19, PLN Tunda Proyek Pembangkit 35.000 MW
Erick Thohir Apresiasi...
Erick Thohir Apresiasi Program PNM Mekaar Inisiasi Presiden Jokowi
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
5 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
5 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
5 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
6 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
6 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
6 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved