Status RI Berubah Jadi Negara Maju, Sektor Tekstil Diprediksi Tak Terpengaruh

Selasa, 25 Februari 2020 - 23:09 WIB
Status RI Berubah Jadi...
Status RI Berubah Jadi Negara Maju, Sektor Tekstil Diprediksi Tak Terpengaruh
A A A
SOLO - Program Representative Indonesia Cotton Council International (CCI) Dr Anh Dung (Andy) Do memperkirakan perubahan status Indonesia dari negara berkembang ke negara maju oleh Amerika Serikat (AS) tidak akan mempengaruhi bidang tekstil kedua negara. Negosiasi kedua negara sangat menentukan terkait bidang cotton dan industri tekstil yang telah berjalan sangat baik.

“Antara Indonesia dan Amerika tidak ada problem. Amerika mau terima banyak barang dari Indonesia. Dan Indonesia mau beli banyak US Cotton dari Amerika,” ungkap Anh Dung (Andy) Do usai seminar The Economics of The Mills oleh Rieter dan Recent Discoveries about the Quality of US Cotton oleh CCI yang digelar di Kota Solo, Selasa (25/2/2020).

Seminar untuk para pelaku industri tekstil di tanah air, menghadirkan Dr. Anh Dung (Andy) Do selaku perwakilan CCI di Indonesia, Jagadish Gujar selaku Pakar Teknologi Tekstil dari Rieter India dan Vijay Kumar selaku Teknologi Konsultan dari CCI.

Diungkapkannya, Indonesia dan Amerika hubungannya sangat baik sekali di bidang cotton dan tekstil industri. Indonesia tetap bisa menikmati berbagai fasilitas ekspor seperti yang disediakan ketika masih berstatus negara berkembang. “Ini tergantung negosiasi Jakarta dan Washington. Dia orang orang bisnis, kita orang bisnis. Aku bantu anda, anda bantu aku,” ucapnya.

Pemerintah Indonesia selama ini selalu ada negosiasi dengan Amerika. Presiden Joko Widodo terus mendorong ekspor garmen dari Indonesia ke Amerika. Saat ini, Amerika kondisi ekonominya sangat baik sekali dan banyak orang kaya. Sehingga tentunya bisa membeli barang dari Indonesia. Ditanya mengenai keberadaan virus corona apakah sudah berdampak terhadap perdagangan US cotton, pihaknya masih menunggu perkembangan.

Jika terjadi penutupan bandara, orang takut dan tidak pergi ke mana mana, dan orang tidak mau keluar uang untuk membeli barang barang, tentunya akan sangat berdampak. Meski demikian, pihaknya yakin anti virus corona segera ada. Sehingga kondisi ekonomi dapat kembali pulih. Untuk itu, pelaku industri tekstil di tanah air harus tetap siap.

Sehingga CCI yang merupakan asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan serat kapas Amerika Serikat dan produk kapas manufaktur di seluruh dunia dengan merek dagang Cotton USA, bersama Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) terus berupaya mengedukasi para pelaku industri tekstil di tanah air mengenai perkembangan teknologi tekstil.

“Kami selalu berkomitmen untuk meningkatkan perhatian publik akan pentingnya kapas berkualitas tinggi, terutama kapas asal Amerika yang sudah digunakan sebagai material dasar pembuatan bahan dari berbagai merek fashion dunia, termasuk di Indonesia,” terangnya.

CCI berharap para pengusaha lokal dan pabrik-pabrik tekstil di Indonesia juga dapat mendapatkan pengetahuan yang berguna tentang teknologi tekstil dari pakarnya, yaitu Rieter India. “Saya harap kedepannya CCI dan API bisa terus bekerjasama dan berkolaborasi dalam memajukan pelaku industri tanah air,” urainya.

CCI berkomitmen memperkuat industri tekstil Indonesia dan meningkatkan kesadaran para produsen akan kualitas kapas asal Amerika dan teknologi yang digunakan dalam industri tekstil di Indonesia maupun di luar negeri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Melebur G7 Bersama BRICS...
Melebur G7 Bersama BRICS untuk Melawan Fragmentasi Dunia
Pilih Gandeng BRICS,...
Pilih Gandeng BRICS, Negara Maju G7 Bakal Melawan AS?
108 Negara Berpotensi...
108 Negara Berpotensi Gagal Jadi Negara Maju, Indonesia Termasuk?
Bahlil Sebut Negara...
Bahlil Sebut Negara Maju Pakai Standar Ganda dalam Perdagangan Karbon
Banjir Impor Pakaian...
Banjir Impor Pakaian Bekas, API: Cara Negara Maju Buang Sampah Tekstil ke Indonesia
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
5 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
5 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
5 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
6 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
6 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved