Luhut: Investasi AS Jangan Campuri Hubungan Indonesia dan Palestina

loading...
Luhut: Investasi AS Jangan Campuri Hubungan Indonesia dan Palestina
Luhut: Investasi AS Jangan Campuri Hubungan Indonesia dan Palestina
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidnag Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan investasi Amerika Serikat ke Indonesia hendaklah tidak mencampuri hubungan Indonesia dengan Palestina.

Luhut menegaskan bahwa sikap Indonesia telah bulat dengan tidak mendukung proposal perdamaian Palestina-Israel yang ditawarkan Presiden AS, Donald Trump.

"Kalau mau dagang, silakan. Tapi kami tidak akan tunduk, jangan melewati garis lain yang sudah ada dalam konstitusi kami. Mereka harus menghormati sikap kami. Kalau mereka ingin kami bertentangan dengan konstitusi kami, (lebih baik) tidak," terang Luhut kepada awak media di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Luhut menuturkan sikap tegas Indonesia tersebut disampaikan kepada CEO International Development Finance Corporation (IDFC), Jared Kushner, yang juga menantu Trump, saat kunjungan kerja Luhut ke AS, akhir-akhir ini.



Luhut menyampaikan bahwa Indonesia juga tidak takut dengan sanksi ekonomi yang dilontarkan AS, bila menolak proposal perdamaian Palestina dan Israel.

"Saya tekankan kepada mereka, bahwa kita tidak bisa diatur mengenai perdamaian Palestina. Sikap Indonesia jelas. Jadi kalau mereka ingin melakukan, saya sampaikan ke si Jared, Adam Boehler dan lainnya, Indonesia tidak bisa diatur-atur. Karena kami patuh pada konstitusi kami," ungkapnya.

Menurut Luhut, Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen mendukung terciptanya perdamaian di tanah Palestina, dengan cara Indonesia sendiri.



"Saya sudah bilang ke dia (Jared), ini sikap kami dan kami tidak akan bisa melewati garis yang sudah ada dalam konstitusi kami," jelasnya.
(ven)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top