Luhut: Investasi AS Jangan Campuri Hubungan Indonesia dan Palestina

Rabu, 26 Februari 2020 - 12:11 WIB
Luhut: Investasi AS...
Luhut: Investasi AS Jangan Campuri Hubungan Indonesia dan Palestina
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidnag Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan investasi Amerika Serikat ke Indonesia hendaklah tidak mencampuri hubungan Indonesia dengan Palestina.

Luhut menegaskan bahwa sikap Indonesia telah bulat dengan tidak mendukung proposal perdamaian Palestina-Israel yang ditawarkan Presiden AS, Donald Trump.

"Kalau mau dagang, silakan. Tapi kami tidak akan tunduk, jangan melewati garis lain yang sudah ada dalam konstitusi kami. Mereka harus menghormati sikap kami. Kalau mereka ingin kami bertentangan dengan konstitusi kami, (lebih baik) tidak," terang Luhut kepada awak media di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Luhut menuturkan sikap tegas Indonesia tersebut disampaikan kepada CEO International Development Finance Corporation (IDFC), Jared Kushner, yang juga menantu Trump, saat kunjungan kerja Luhut ke AS, akhir-akhir ini.

Luhut menyampaikan bahwa Indonesia juga tidak takut dengan sanksi ekonomi yang dilontarkan AS, bila menolak proposal perdamaian Palestina dan Israel.

"Saya tekankan kepada mereka, bahwa kita tidak bisa diatur mengenai perdamaian Palestina. Sikap Indonesia jelas. Jadi kalau mereka ingin melakukan, saya sampaikan ke si Jared, Adam Boehler dan lainnya, Indonesia tidak bisa diatur-atur. Karena kami patuh pada konstitusi kami," ungkapnya.

Menurut Luhut, Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen mendukung terciptanya perdamaian di tanah Palestina, dengan cara Indonesia sendiri.

"Saya sudah bilang ke dia (Jared), ini sikap kami dan kami tidak akan bisa melewati garis yang sudah ada dalam konstitusi kami," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Tidak Bisa...
Indonesia Tidak Bisa Didikte, Luhut: Tidak Amerika, Tidak China Juga!
Deal! RI-AS Teken Pendanaan...
Deal! RI-AS Teken Pendanaan Infastruktur dan Perdagangan Rp10,5 Triliun
Luhut Bujuk Perusahaan...
Luhut Bujuk Perusahaan AS Ramai-Ramai Investasi di Indonesia
Luhut Beberkan Wanti-wantinya...
Luhut Beberkan Wanti-wantinya Soal Kerja Sama EBT dengan Amerika Serikat
Menko Marves Jajaki...
Menko Marves Jajaki Potensi Investasi antara Indonesia dan Tiongkok
Profil Letkol Inf Paulus...
Profil Letkol Inf Paulus Pandjaitan, Putra Luhut yang Jadi Aspenmil di Amerika Serikat
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
5 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
5 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
6 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
6 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
6 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved