Ekspor Perdana Pipa Fiberglass RI ke Amerika Serikat

Rabu, 26 Februari 2020 - 21:58 WIB
Ekspor Perdana Pipa...
Ekspor Perdana Pipa Fiberglass RI ke Amerika Serikat
A A A
JAKARTA - PT Future Pipe Industries (PT. FPI) bersama dengan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan pengiriman pipa komposisi serat kaca (fiberglass) berdiameter 3,4 meter dengan panjang total 5,3 kilometer ke Silicon Valley, Amerika Serikat. Pipa tersebut nantinya digunakan untuk pembangunan Infrastuktur transmisi pembangunan (sewerage system) yang nantinya akan membangun beberapa kota di area San Fransisco, belmont, redmond dan San Carlos Amerika Serikat.

Country Head Future Pipe Industries, Andika Mahardika mengatakan, bahwa projek ekspor Pipa fiberglass ke Amerika Serikat merupakan produk solusi dari Indonesia untuk Amerika Serikat, yang diharapkan produk dari FPI berupa fiberglass dapat makin berjaya dan bersaing dengan dunia global. “Membanggakan sekali sebagai produk solusi dari Indonesia untuk Amerika Serikat , semoga industri export kita makin berjaya dan bersaing dengan dunia global,” ujar Andika di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Lebih lanjut Andika menjelaskan bahwa produk Pipa yang diekspor ke Amerika tersebut adalah 100 persen buatan ahli dalam negeri. “Produk pipa yang di buat oleh FPI adalah murni didesain oleh ahli dalam negeri dan diproduksi juga di dalam negeri,” tegas Andika.

Pada kesempatan itu, Menperin Agus memberikan apresiasi kepada PT. Future Pipe Industries atas realisasi komitmen penanaman modalnya di Indonesia dan berhasil melakukan perluasan pasar ekspornya hingga ke Negeri Paman Sam.

“PT. Future Pipe Industries telah menginvestasikan sekitar USD40 juta, dan pada tahun 2020 ini berencana untuk kembali menambah investasi dalam rangka memenuhi kebutuhan domestik yang semakin besar dan pemenuhan kebutuhan pasar dunia, khususnya ASEAN,” ungkapnya.

Melalui penambahan investasi PT. Future Pipe Industries, menurut Agus, akan membawa efek berganda bagi perekonomian nasional. Dampaknya itu antara lain, penerimaan negara dalam bentuk pajak dan devisa, penyerapan tenaga kerja, penyerapan produk atau jasa industri pendukung seperti penggunaan resin dalam negeri (misalnya industri petrokimia), serta pemberdayaan dan alih teknologi kepada perusahaan lokal dalam hal instalasi dan perawatan.

“Sektor industri dituntut untuk menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional karena sektor industri berperan penting dalam menciptakan nilai tambah, perolehan devisa dan penyerapan tenaga kerja yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Di tempat terpisah, pengusaha muda Satrio Wibowo memberikan apresiasi kepada kementerian kementerian Perindustrian atas prestasi yang dicapai oleh FPI yang dapat menembus pasar Amerika Serikat. Ia berharap agar kementerian perindustrian mendorong target export dalam negeri.

“Saya berrharap agar pemerintah dalam hal ini dapat terus memacu industri dalam negeri dan memudahkan investor dalam memperluas pabrik dengan target export dari dalam negeri dapat terus mendukung industri di dalam negeri,” ujar Satrio.

Future Pipe Industries Group didirikan pada tahun 1984, dan sejak itu tumbuh menjadi pemimpin global dalam produk dan desain sistem pipa fiberglass anti korosif. Perusahaan ini menawarkan berbagai produk dan solusi lengkap untuk proyek teknis dan aplikasi di sektor migas, kelautan, industri, dan infrastruktur. Future Pipe Industries Group saat ini telah mengoperasikan sebanyak 11 pabrik di seluruh dunia dengan melayani pelanggan besar di lebih dari 50 negara.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekspor Agustus Anjlok,...
Ekspor Agustus Anjlok, Industri Pengolahan Turun 4,91%
Sumbang Rp264 Triliun,...
Sumbang Rp264 Triliun, Sektor Nonmigas Masih Jadi Primadona Ekspor
Di tengah Pandemi Covid-19,...
Di tengah Pandemi Covid-19, Ekspor Industri Pengolahan Naik 7 %
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, Ekspor Industri Pengolahan Naik 25%
Ekspor RI hingga Agustus...
Ekspor RI hingga Agustus Tumbuh 7,72 Persen Jadi Rp3,09 Triliun, Ini Penopangnya
Tembus USD66 Miliar,...
Tembus USD66 Miliar, Industri Pengolahan Jadi Penyumbang Terbesar Ekspor Nasional
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
1 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
1 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
2 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
2 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved